Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Syariah: Jalan Penghormatan Kemanusiaan dan Pembeda dari Fiqih

Syariah: Jalan Penghormatan Kemanusiaan dan Pembeda dari Fiqih

Shohibul14 Juni 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (beritajatim.com) – Dalam konteks hukum Islam, Syariah tidak hanya merupakan sekumpulan aturan, tetapi juga sebuah metode yang mengangkat martabat manusia, berbeda dengan Fiqih yang lebih spesifik.

Syariah yang terkait erat dengan kenyataan hidup, dapat dipahami sebagai hukum yang dinamis dan berkembang sesuai dengan dialektika kehidupan.

Prof. Dr. Wardah Nuroniyah S.H.I, M.S.I, Guru Besar Hukum Keluarga Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyampaikan pandangan ini dalam Kajian Etika dan Peradaban (KEP) ke-28.

Acara ini diselenggarakan oleh Paramadina Institute of Ethics and Civilization (PIEC) bekerja sama dengan Yayasan Persada Hati, bertemakan “Islam, Nalar Publik dan Kemaslahatan Umum”. Kajian ini berlangsung di Auditorium Firmanzah, Universitas Paramadina Jakarta pada Kamis, 13 Juni 2024.

“Syariah diwujudkan dalam tiga bentuk ayat: ayat quraniyah yang menunjukkan keagungan Allah, ayat kauniyah yang merupakan manifestasi keagungan-Nya, dan ayat insaniyah yang adalah peraturan Allah dalam kehidupan manusia,” jelas Prof. Wardah.

Menurutnya, hukum dalam Islam sering kali diinterpretasikan sebagai kitabullah. Objek hukumnya mencakup taklik untuk memastikan hak-hak Allah, hak Allah itu sendiri, dan hak Allah yang merupakan hak komunitas. “Dalam konteks relasi gender, ada dua sistem yang berlaku: patrilineal dan matrilineal,” tambahnya.

Prof. Wardah juga menyoroti pandangan terhadap perempuan, dari yang paling rendah di mana perempuan tidak dianggap sebagai manusia dan diperdagangkan, hingga pandangan menengah di mana perempuan dianggap setengah dari laki-laki, seperti dalam kasus pembagian warisan.

[irp]

Dr. Aan Rukmana, M.A., M.M., Dosen Filsafat dan Agama di Universitas Paramadina, mengartikan Islam sebagai penyerahan diri dan ketundukan. “Nalar publik adalah dasar pemikiran semua warga negara dalam masyarakat pluralis, dan kemaslahatan umum adalah kondisi di mana semua kebutuhan warga negara—baik material, spiritual, maupun sosial—terpenuhi sehingga mereka dapat hidup layak,” ujarnya.

Prinsip-prinsip dasar Islam meliputi tauhid sebagai fondasi pemikiran, logos sebagai transformasi pemikiran dari mitos, dan musyawarah sebagai prinsip utama dalam kehidupan sosial. Adapun prinsip-prinsip dasar syariat Islam adalah perlindungan jiwa, akal, agama, keturunan, dan harta. “Tantangan saat ini adalah institusionalisasi nilai-nilai Islam dalam perubahan dari era globalisasi ke digitalisasi,” pungkas Dr. Aan.

syariah Universitas Paramadina
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.