Jember (beritajatim.com) – Mahasiswa Politeknik Negeri Jember dari tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) telah berhasil mengembangkan inovasi alat penyiraman otomatis yang dirancang khusus untuk mempermudah para petani cabai.
Alat ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan klasik yang sering dihadapi para petani, yaitu keterbatasan tenaga kerja dan waktu yang diperlukan untuk proses penyiraman. Selain itu, inovasi ini juga berpotensi untuk meningkatkan produktivitas tanaman cabai dengan meminimalkan serangan hama kutu kebul yang kerap mengganggu pertumbuhan tanaman.

Terinspirasi oleh kebutuhan petani cabai, tim PKM-KC berhasil menciptakan inovasi baru berupa penyemprotan otomatis. Dengan menggabungkan komponen elektronik seperti RTC dan Arduino, serta sumber energi terbarukan seperti panel surya, alat ini memberikan solusi cerdas untuk pertanian modern.
Dari permasalahan hama kutu kebul dan kebutuhan penyiraman yang tepat, kami mengembangkan Alat Green Guardian. Alat ini dirancang untuk melakukan penyemprotan pestisida dan penyiraman secara otomatis menggunakan tenaga surya. Dengan mengandalkan mikrokontroler Arduino dan Real Time Clock (RTC), waktu penyemprotan dan penyiraman dapat diatur dengan presisi.
Dengan adanya alat PKM-KC, diharapkan para petani dapat menyelesaikan pekerjaan mereka dengan lebih cepat dan efisien.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa ini serta teknologi Alat Green Guardian dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi kami di @greenguardian_pkm.kc_2024.

