Surabaya (beritajatim.com) – Balai RW 3 Kelurahan Sonokwijenan Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, dipenuhi oleh suasana meriah.
Warga setempat berkumpul untuk merayakan sebuah pencapaian yang membanggakan: peresmian Eco-Gate Kampung Bakat.
Inovasi ramah lingkungan ini menjadi buah dari kerja keras kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-4 UNAIR yang telah berkarya selama kurang lebih 25 hari di kelurahan ini.
Eco-Gate, gerbang yang terbuat dari botol plastik bekas yang diisi sampah plastik, menjadi pusat perhatian dalam acara ini.
Gerbang unik ini tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga menjadi simbol semangat gotong royong warga dalam menjaga lingkungan.
[irp]
Proses pembuatan Eco-Gate melibatkan partisipasi aktif warga, mulai dari pengumpulan sampah hingga proses pembuatannya.
Perpaduan Seni dan Lingkungan
Acara peresmian yang berlangsung meriah dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni, seperti Tari Remo dan Tari Sorote Lintang. Puncak acara adalah pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Lurah Sonokwijenan, Bapak Novan Nugroho, bersama Ibu Tania Ardiani Saleh selaku DPL Kelompok BBK 4 UNAIR.
“Ini adalah langkah awal yang baik. Saya berharap kegiatan ini bisa menginspirasi warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar Novan Nugroho.
[irp]
Selain peresmian Eco-Gate, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, seperti pengenalan proses pembuatan Eco-Gate dan kampanye Zero Waste melalui film pendek berjudul “Sampah adalah Maut”. Film pendek ini mengajak masyarakat untuk mengurangi produksi sampah.
Membangun Generasi Peduli Lingkungan
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga turut berpartisipasi dalam acara ini. Peserta program GEMARIN (Gemar Matematika dan Bahasa Inggris) menampilkan lagu-lagu berbahasa Inggris, menunjukkan hasil dari program pelatihan yang telah mereka ikuti.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan sejak dini kepada anak-anak,” ujar Afrizal, Ketua Kelompok BBK 4 UNAIR.
Bazar UMKM Meriahkan Suasana
Acara ini semakin meriah dengan adanya bazar UMKM yang menampilkan produk-produk kreatif dari pelaku usaha lokal. Bazar ini memberikan kesempatan bagi warga untuk berbelanja sambil mendukung produk-produk lokal. (ted)

