Surabaya (beritajatim.com) – Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan inovasi baru untuk meningkatkan efisiensi produksi UMKM di Kabupaten Magetan. Teknologi belt conveyor portabel yang dirancang khusus ini kini telah digunakan oleh UMKM Kamila Berkah Mulia Cabang Magetan untuk mempercepat proses pengemasan minyak goreng.
UMKM Kamila Berkah Mulia yang berlokasi di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, memproduksi minyak goreng dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Sebelumnya, proses pengemasan masih dilakukan secara manual sehingga seringkali memakan waktu lama dan berpotensi menimbulkan kerusakan produk.
“Dengan adanya belt conveyor ini, kami berharap proses produksi bisa lebih cepat dan efisien. Teknologi ini juga dirancang khusus agar aman digunakan dalam produksi makanan,” Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Iwan C. Setiadi.
Proses pengembangan teknologi ini melibatkan perancangan, fabrikasi, pengujian, hingga pelatihan kepada para pekerja UMKM. Tim ITS bekerja sama dengan UMKM Kamila Berkah Mulia selama tiga bulan untuk memastikan teknologi ini sesuai dengan kebutuhan dan dapat dioperasikan dengan mudah.
“Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi UMKM, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Kami berharap mahasiswa dapat terinspirasi untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuh Prof. Aulia Siti Aisjah, anggota tim.
Setelah melalui serangkaian uji coba dan pelatihan, teknologi belt conveyor portabel ini resmi diserahkan kepada UMKM Kamila Berkah Mulia pada akhir Agustus 2024. Pihak UMKM menyambut baik inovasi ini dan berharap dapat meningkatkan produktivitas serta kualitas produk mereka.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari ITS. Teknologi ini sangat membantu kami dalam meningkatkan efisiensi produksi,” ungkap Firza Erian Nadza, perwakilan UMKM Kamila Berkah Mulia.
Keberhasilan program pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan UMKM dapat menghasilkan solusi inovatif untuk mengatasi berbagai permasalahan di dunia industri. Diharapkan, inovasi ini dapat menginspirasi UMKM lainnya di Kabupaten Magetan untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing mereka.

