Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Penerapan Solar-Powered Grass Chopper Machine Sebagai Upaya Elektrifikasi Proses Cacahan Rumput

Penerapan Solar-Powered Grass Chopper Machine Sebagai Upaya Elektrifikasi Proses Cacahan Rumput

Agathon Agnar29 September 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jember (beritajatim.com) – Politeknik Negeri Jember sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di Jawa Timur yang setiap tahun selalu memberikan sumbangsihnya pada Program Pengabdian Kepada Masyarakat sumber dana PNBP sebagai salah satu bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Salah satunya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilangsungkan pada tahun 2024 yang digagas oleh Dosen dan Mahasiswa dari Program Studi Teknik Energi Terbarukan dan Program Studi Mesin Otomotif, Jurusan Teknik yaitu atas nama Dr. Ir. Bayu Rudiyanto, S.T., sebagai ketua dengan anggota Risse Entikaria Rachmanita, S.Pd., M.Si. Saiful Anwar, S.Tp., M.P., dan Azamataufiq Budi Prasojo, S.T., M.T. serta melibatkan mahasiswa atas nama Muhammad Alfian Saputra dan Muhammad Faqih Haikal. Program pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilakukan berjudul “Penerapan Solar-Powered Grass Chopper Machine Sebagai Upaya Elektrifikasi Proses Cacahan Rumput pada UPA Pertanian Dan Peternakan Terpadu”.

Kebanyakan peternak ruminansia dalam mencacah dan merajang pakan hijau masih menggunakan sabit dan alat pencacah konvensional. Penggunaan sabit dan alat konvensional banyak memiliki kekurangan yaitu kurang efektif dalam mencacah rumput, sangat menghabiskan waktu dan banyak menghabiskan tenaga serta hasil cacahan pakan hijau kurang maksimal jika pencacahan rumput masih menggunakan sabit dan alat konvensional. Berdasarkan hal demikian peternak membutuhkan alat bantu yang efektif dan efisien agar dalam proses pencacahan atau merajang rumput dapat meningkatkan produktifitas, menghemat waktu, dan tenaga sehingga lebih efektif.

Mitra pengabdian masyarakat adalah TEFA Sapi Perah UPA Pengembangan Pertanian Terpadu yang beralamat di Jalan Mastrip PO Box 164, Sumbersari, Jember. Tefa Sapi Perah memiliki sapi sebanyak 31 ekor (kendang Barat) dengan rincian indukan 16 ekor, sapi dara 8 ekor, sapi pedet 6 ekor dan sapi jantan 1ekor, sedangkan kendang timur sebanyak 14 ekor. Kebutuhan pakan hijauan setiap sapi adalah 25 kg, sehingga perhari untuk sejumlah sapi di Tefa Sapi Perah dibutuhkan sebanyak 1.125 kg atau 1 ton 125 kg rumput. Harga rumput per kg adalah Rp. 600,00 sehingga pengeluaran untuk pakan sebanyak Rp. 675.000,00. Proses pencacahan di Tefa Sapi Perah dilakukan oleh pekerja sebanyak 2 orang.

Berdasarkan masalah di atas, maka dibutuhkan adanya inovasi dan solusi mesin yang dapat mencacah rumput secara otomatis dan ramah lingkungan serta berbiaya terjangkau bagi peternak hewan ruminansia. Secara umum mesin pencacah pakan hijau terdiri dari motor AC yang berfungsi sebagai penggerak utama, panel surya sebagai penyuplai energi, baterai VRLA sebagai penyimpan energi, microcontroller Arduino Atmega sebagai pengaturan otomatis, dan pisau perajang sebagai pencacah pakan hijau untuk dihaluskan. Inovasi Alat pencacahan rumput ini adalah penggunaan panel surya sebagai penyuplai energi dengan harapan akan mengurangi biaya produksi di TEFA Sapi Perah. Inovasi mensin pencacah rumput ini diusulkan dengan nama Solar-Powered Grass Chopper Machine.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026

Comments are closed.

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.