Surabaya (beritajatim.com)– Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengharumkan nama institusi dengan keberhasilan proyek inovasi bertajuk FLO-RETECH. Proyek ini mengusung teknologi monitoring bioflok berbasis pengukuran kadar C/N dan microcontroller yang didukung oleh energi terbarukan.
Tidak hanya lolos pendanaan dari Pertamina Foundation dalam kategori Young Leader Ideation, inovasi ini juga berhasil meraih penghargaan sebagai Infografis Terbaik dalam sebuah kompetisi bergengsi.
Tim FLO-RETECH terdiri dari mahasiswa-mahasiswa berbakat, yakni Siti Nur Aini, Candra Puspitasari, Putri Salma Nabila, Aufar Mahran Alleani, dan Rizki Ramanda Putra.
Proyek ini dirancang untuk menjawab salah satu permasalahan utama dalam budidaya perikanan, yaitu menjaga keseimbangan rasio C/N dalam sistem bioflok. Ketidakseimbangan rasio ini kerap menyebabkan penurunan kualitas air, munculnya gas amonia berbahaya, hingga meningkatkan risiko kematian ikan.
Melalui FLO-RETECH, pembudidaya ikan dapat memantau kualitas air secara real-time, sehingga memudahkan mereka dalam menjaga kondisi optimal meskipun dari jarak jauh. Teknologi ini menggunakan energi terbarukan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
“Melalui FLO-RETECH, kami ingin menciptakan teknologi yang cerdas, ramah lingkungan, dan mudah diakses oleh para pembudidaya ikan,” ungkap tim pengembang. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi budidaya, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan di sektor perikanan.
Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D., mengapresiasi pencapaian ini. Beliau menegaskan bahwa inovasi seperti FLO-RETECH menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa UNAIR terhadap kemajuan sektor perikanan.
“Kolaborasi tim, dukungan pendanaan, serta pengakuan dari berbagai pihak membuktikan bahwa Universitas Airlangga adalah institusi yang berkomitmen dalam menghasilkan riset dan inovasi demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. Amin.
Dengan keberhasilan ini, FLO-RETECH diharapkan dapat diterapkan dalam skala yang lebih luas, sekaligus menjadi pionir dalam revolusi perikanan berkelanjutan. Prestasi ini juga mempertegas posisi Universitas Airlangga sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

