Magetan (Beritajatim.com) – Desa Kepuhrejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menyimpan beragam potensi yang belum banyak diketahui masyarakat luas. Mulai dari sektor UMKM, pertanian, peternakan, hingga wisata, desa ini memiliki kekayaan yang bisa dikembangkan lebih jauh. Sayangnya, keterbatasan akses informasi sering menjadi kendala dalam mempromosikan potensi tersebut.
Melihat permasalahan ini, Rismi Gibral Haqqy, mahasiswa Teknik Geodesi Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro berinisiatif untuk menghadirkan peta potensi desa berbasis WebGIS.
Peta digital ini memungkinkan masyarakat luas untuk menjelajahi potensi Desa Kepuhrejo hanya dengan sekali klik, sehingga informasi lebih mudah diakses dan dipromosikan. Inovasi ini juga bertujuan untuk mendigitalisasi informasi mengenai potensi desa kepuhrejo dapat diakses oleh masyarakat, wisatawan, maupun pihak yang ingin wisatawan, maupun pihak yang ingin berinvestasi.
Proyek ini diwujudkan dengan menggunakan platform GIS.co.id dari CircleGeo, sebuah sistem yang memungkinkan pemetaan digital berbasis web. Mahasiswa KKN mengumpulkan data secara langsung di lapangan, kemudian memvisualisasikannya dalam WebGIS.
Informasi yang tersedia dalam peta digital ini mencakup berbagai aspek, seperti:
•UMKM Unggulan: Produk khas desa seperti olahan kacang tanah, batik motif kacang tanah, dan olahan lele yang menjadi daya tarik utama ekonomi lokal.
•Wisata Desa: Destinasi menarik seperti lejok, embung, dan lapangan sepak bola berkualitas yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh.
•Sektor Pertanian & Peternakan: Data mengenai kelompok petani, peternak, dan pengelola kompos yang mendukung ketahanan pangan desa.
Untuk melihat langsung peta potensi Desa Kepuhrejo, masyarakat dapat mengaksesnya melalui link berikut. Dengan adanya platform ini, masyarakat tidak perlu lagi mencari informasi secara manual atau bertanya ke berbagai pihak, karena semua data tersaji dalam satu sistem yang mudah digunakan.

Dengan adanya peta digital ini, diharapkan Desa Kepuhrejo dapat lebih dikenal dan menarik lebih banyak peluang, baik dalam sektor pariwisata maupun pengembangan usaha lokal. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan digitalisasi desa, yang sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini.
novasi ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga diharapkan menjadi fondasi digitalisasi desa dalam jangka panjang. Dengan adanya peta digital ini, Desa Kepuhrejo lebih siap untuk menarik wisatawan, investor, dan mitra bisnis yang tertarik untuk bekerja sama dalam pengembangan desa.

