Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Akademisi AI Antusias Dukung Penerapan Mata Pelajaran Coding dan AI di Sekolah

Akademisi AI Antusias Dukung Penerapan Mata Pelajaran Coding dan AI di Sekolah

Redaksi7 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Kaprodi Artificial Intelligence Untag Surabaya, Dimas Aditya Putra Wardhana

Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengumumkan bahwa mulai tahun ajaran 2025/2026, coding dan Artificial Intelligence (AI) akan menjadi mata pelajaran pilihan di sekolah. Kebijakan ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan di era teknologi dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi).

Pentingnya Belajar AI Sejak Dini
Pengenalan konsep dasar AI sejak dini sangat penting di tengah perkembangan teknologi pesat. Selain membangun keterampilan teknis, pembelajaran coding dan AI juga melatih pola pikir logis, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah. Mengenalkan AI tidak hanya melatih pola pikir komputasional dan analitis, tetapi juga mendorong kreativitas anak dalam menyelesaikan masalah secara sistematis, serta berpikir “out of the box”. Pemahaman AI akan menumbuhkan rasa ingin tahu dan inovasi, mendorong munculnya generasi unggul yang siap bersaing di dunia global dan menghadapi era Revolusi Industri 4.0 (atau bahkan 5.0).

Tantangan dalam Penerapan Coding dan AI di Sekolah
Meski kebijakan ini merupakan langkah yang tepat, implementasinya harus dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Beberapa tantangan yang perlu diatasi sebelum penerapannya antara lain:

1. Ketersediaan Tenaga Pengajar
Tidak semua guru memiliki latar belakang teknologi, sehingga pelatihan intensif dan pendampingan jangka panjang sangat penting. Guru-guru perlu dibekali keterampilan dasar coding serta pemahaman AI agar dapat mengajarkannya secara efektif.

2. Penyusunan Kurikulum
Kurikulum AI untuk anak SD dan SMP harus disusun dengan pendekatan yang tepat agar konsep-konsep AI yang tergolong kompleks dapat dipahami dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Materi pembelajaran harus relevan dengan usia dan tingkat perkembangan siswa.

3. Infrastruktur Pendukung
Tidak semua sekolah memiliki akses internet yang memadai atau perangkat yang mencukupi. Tantangan seperti ketersediaan komputer, tablet, jaringan internet, serta biaya operasional dan pemeliharaan perlu mendapat perhatian serius, terutama untuk sekolah di daerah terpencil.

4. Literasi Digital
Selain siswa, orang tua juga perlu memiliki pemahaman literasi digital yang baik. Tanpa pemahaman mendasar tentang keamanan digital dan etika dalam menggunakan teknologi, pembelajaran AI bisa kurang berdampak positif.

[irp]

Peran Universitas dalam Mendukung Implementasi AI di Sekolah
Sebagai institusi pendidikan tinggi, universitas memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi AI di sekolah. Peran tersebut meliputi menyediakan SDM yang unggul dengan lulusan yang menguasai AI dan bisa menjadi pionir di bidangnya, termasuk menjadi pengajar, peneliti, maupun praktisi, menghasilkan riset-riset AI yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan pemerintah, menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah dan dinas pendidikan untuk program pelatihan guru, pembuatan modul atau materi ajar, dan pendampingan dalam proses pembelajaran AI di sekolah, serta bekerja sama dengan pemerintah dan industri untuk mengembangkan kurikulum yang up-to-date dan selaras dengan perkembangan teknologi global.

Kesiapan Indonesia dalam Penerapan Mata Pelajaran Coding dan AI
Perguruan tinggi semakin mengembangkan program studi teknologi seperti Artificial Intelligence dan Data Science, menandakan peningkatan kesadaran akan pentingnya teknologi. Namun, di tingkat sekolah dasar dan menengah, tantangan seperti kualitas guru, keseragaman kurikulum, dan pemerataan sarana pendukung masih perlu diatasi. Kesenjangan digital antara perkotaan dan pedesaan juga menjadi kendala utama. Kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif.

Menuju Indonesia yang Semakin Digital
Kebijakan ini diharapkan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inovatif dan adaptif, membekali generasi muda dengan keterampilan coding dan AI untuk bersaing di tingkat global. Sinergi antara pemerintah, pendidikan, industri, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur digital yang merata bukan hanya slogan, melainkan benar-benar mengangkat kualitas pendidikan dan mendorong kemajuan ekonomi dan sosial secara menyeluruh. [kun]

Penulis adalah Ketua Program Studi Artificial Intelligence (AI) Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya

Artificial Intelligence Mendikdasmen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untag surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.