Bojonegoro (beritajatim.com) – Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Jono, Kecamatan Temayang Bojonegoro, resmi menutup rangkaian kegiatan “Colourful Ramadhan” dengan acara santunan, dongeng santri, dan buka bersama santri TPQ/Madin se-Desa Jono.
Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 29 Maret 2025 ini dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Jono dengan sukses dan meriah.
Ketua SC Manda dan Ketua OC Monic memimpin jalannya acara yang dihadiri oleh seluruh santri TPQ/Madin, kyai, serta seluruh tamu undangan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Santri diajak untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan berbagi bersama santri berprestasi yang ada di desa Jono kemudian di lanjut Dongeng Santri yang menyampaikan nilai-nilai moral serta pendidikan agama, dengan cara yang menarik disampaikan oleh Kak Ana dari Bojonegoro.
Pada kesempatan tersebut, acara juga diisi dengan buka bersama, yang bertujuan guna mempererat tali silaturahmi.
Ketua Tanfidziah Ranting NU Jono dan Kepala Desa Jono memberikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya kegiatan ini, terutama karena berlangsung dengan lancar dan membawa banyak manfaat bagi seluruh kalangan, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan agama, dan nilai moral di Desa Jono.
“Ini adalah inisiatif yang luar biasa. Tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada santri yang ada di desa jono, tapi juga mempererat ukhuwah islamiyah di antara kita. Terlebih lagi, ini merupakan langkah yang baik dalam memajukan pendidikan agama bagi pelajar ataupun santri yang ada di desa Jono ini,” ujar Ketua Tanfidziah Ranting NU Jono.
Selain itu, Kepala Desa Jono juga memberikan pujian atas kreativitas kepada IPNU IPPNU Jono yang setiap bulan pasti selalu membuat kegiatan untuk memberikan nilai positif di desa Jono ini.
Selain itu Kepala desa Jono berharap pelajar saat ini kalau bisa harus wajib ikut IPNU IPPNU. Inovasi yang diterapkan oleh PR IPNU IPPNU Jono, salah satunya adalah penerapan absensi digital menggunakan barcode, yang menjadikan IPNU IPPNU Jono sebagai Pimpinan Ranting pertama di Kabupaten Bojonegoro yang menerapkan sistem ini. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keakuratan dalam pelaksanaan kegiatan.
Acara ditutup dengan tahlil dan Do’a bersama yang diikuti oleh seluruh tamu undangan, mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Desa Jono serta ucapan rasa syukur di ramadhan tahun ini.
Ketua Panitia Rekanita Monic menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung atau mensupport penuh kegiatan ini dari awal hingga akhir, “semoga mendapatkan keberkahan di bulan yang penuh berkah ini”
Dengan keberhasilan acara ini, PR IPNU IPPNU Jono membuktikan bahwa mereka tidak hanya berkomitmen pada pendidikan dan dakwah, tetapi juga aktif dalam berkontribusi positif terhadap pengabdian di masyarakat sekitar, melalui berbagai kegiatan sosial yang kebermanfaatan. (ted)

