Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»C2O Library Surabaya, Oase Penyejuk di Tengah Krisis Literasi

C2O Library Surabaya, Oase Penyejuk di Tengah Krisis Literasi

Redaksi3 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Pintu masuk dan tampak dalam C2O Library di jalan Dr Cipto Surabaya. Pengunjung akan langsung disuguhkan pemandangan buku-buku yang tertata pada raknya pada saat memasuki perpustkaan C20.

Surabaya – Perpustakaan C2O menjadi oase penyejuk di tengah krisis literasi yang terjadi secara nasional. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan mandiri yang dimanfaatkan secara kolektif untuk berbagai kegiatan, seperti diskusi buku, diskusi film, tempat membaca dan mengerjakan tugas.

C2O terletak di Jl. Doktor Cipto No. 22, Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Jam operasionalnya yaitu setiap Rabu s/d Minggu pukul 11.00-21.00. C2O tutup pada hari Senin, Selasa dan hari libur nasional.

Keberadaan C2O turut andil dalam menjaga asa peningkatan literasi melalui berbagai kegiatan yang diadakan.

Selain itu, keberadaan ruang membaca yang kondusif dan ketersediaan referensi yang lengkap memiliki pengaruh tersendiri dalam meningkatkan literasi.

Kegiatan diskusi buku yang diadakan di perpustakaan ini secara perlahan akan menumbuhkan minat baca para pengunjung yang mayoritas adalah kaum muda.

Demikian halnya dengan kegiatan diskusi film dan berbagai diskusi lainnya yang juga sering diadakan di perpustakaan ini. Daya pikir kritis para pengunjung secara perlahan akan mengalami peningkatan apabila secara konsisten terlibat dalam berbagai kegiatan diskusi di C2O.

C2O selalu ramai dikunjungi, bukan saja oleh anak-anak muda yang berasal dari Surabaya tetapi juga dari luar Surabaya.

Foto BeritaJatim.com
Pengunjung tengah asik membaca buku di salah satu ruangan di dalam C2O di Jalan Dr Cipto Surabaya.

Madun, seorang pedagang asal Jombang, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki target untuk mengunjungi perpustakaan C2O sekurang-kurangnya empat kali dalam sebulan.

“Saya iri dengan teman-teman saya yang berkuliah dan yang mengenyam pendidikan menengah. Kadang kalau nongkrong saya gak paham apa yang mereka omong. Gak nyantol. Sampai suatu ketika saya nemu informasi C2O dari instagram. Kemudian saya penasaran dan memutuskan untuk datang berkunjung. Setelah itu saya semakin sering datang ke sini. Target saya empat kali sebulan saya harus datang ke sini. Awalnya saya datang hanya untuk membaca buku. Tapi kalau di C2O kebetulan sedang ada diskusi, saya pasti ikut bergabung” ucap Madun, Jumat (3/5/2025).

Seperti halnya Madun, Farah awalnya berkunjung ke C2O hanya untuk membaca buku saja. Namun, dirinya yang semakin sering berkunjung membuatnya mendapatkan teman baru. Ia akhirnya semakin intens berinteraksi dengan teman barunya. Farah perlahan memberanikan diri untuk bergabung dalam kegiatan diskusi yang diadakan.

“Awalnya cuma baca-baca aja. Liat-liat. Akhirnya juga dari C2O Library dapat temen. Karena dapat temen, akhirnya aku sering balik lagi ke C2O, baik untuk membaca, kumpul bersama temen, nugas, ataupun lainnya. Hari ini aku pertama kali ikut diskusi buku. Kebetulan tertarik banget dengan diskusinya tentang buku ‘Museum Teman Baik’ dan kebetulan sekali ada penulisnya. Aku sebagai pembacanya ingin tau perspektif penulis dan ingin tau gimana sih diskusi di C2O Library. Dan ternyata diskusinya sehangat ini dan juga intimate. Aku merasa kegiatan di sini sangat kekeluargaan dan sangat nyaman. Nyaman dalam komunitasnya, nyaman juga dalam ruangannya” ucap Farah.

Foto BeritaJatim.com
Suasana diskusi buku “Museum Teman Baik” di C2O Jalan Dr Cipto.

Baik Farah maupun Madun berharap agar C2O tetap eksis dan menjadi tempat ternyaman untk membaca, berdiskusi dan berbagai kegiatan positif lainnya.

“Harapanku ke depannya C2O tetap ada di Surabaya sebagai tempat literasi, baik untuk membaca, sharing, diskusi, bertemu dan juga aku harap buku-buku di C2O Library semakin banyak agar memudahkan teman-teman semua dalam memperoleh akses” lanjut Farah.

“Harapan kedepannya ditambah lagi sih jam bukanya. Soalnya jam bukanya kan hanya jam 11.00 – 21.00 kalau gak 20.00. Coba kalau 24 jam. Pasti asik” timpal Madun sambil tertawa.

Keberadaan C2O hendaknya terus didukung sebab meningkatkan literasi tak semudah membalikan telapak tangan. Peningkatan literasi adalah proses yang tak pernah selesai. Karena itu, semua pihak harusnya menjalin kerja sama sehingga masyarakat yang melek literasi benar-benar terwujud. (mg)

Penulis: Aprianus Defal Deriano Bagung
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
CO2
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.