Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Big Bad Wolf Book Sale 2025 Hadirkan 350 Ribu Judul Buku di PTC Surabaya

Big Bad Wolf Book Sale 2025 Hadirkan 350 Ribu Judul Buku di PTC Surabaya

Diskon hingga 90 Persen
Redaksi14 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Pintu masuk Big Bad Wolf Book Sale 2025 di PTC Pakuwon Mall, Surabaya, menampilkan berbagai promo dan informasi acara

Surabaya – Pecinta buku di Surabaya kembali dimanjakan dengan hadirnya Big Bad Wolf (BBW) Book Sale 2025, bazar buku terbesar di dunia yang digelar di Surabaya Convention Center, PTC Pakuwon Mall.

Acara ini berlangsung dari 8 hingga 18 Mei 2025, dibuka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, dan gratis biaya masuk untuk semua pengunjung.

Dengan membawa lebih dari 350.000 judul buku dari penerbit dalam dan luar negeri, BBW 2025 menawarkan diskon hingga 90 persen.

Beragam genre tersedia, mulai dari fiksi, non-fiksi, buku anak-anak, hingga koleksi berbahasa Indonesia. Harga buku dibanderol mulai dari Rp10.000, dengan penawaran eksklusif “Unbelievable Deals” untuk para anggota Wolfies.

Literasi Sejak Dini, Fokus BBW pada Buku Anak

Menurut Andri, selaku Public Relations BBW, fokus terhadap buku anak-anak menjadi strategi utama BBW dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.

“Kenapa buku anak-anak? Karena kita mau menjadikan membaca itu adalah habit dari kecil. Jadi kita banyak buku anak-anak sehingga anak-anak itu menyukai membaca,” jelasnya saat ditemui di lokasi acara, Selasa (13/5/2025).

Tahun ini, BBW juga menggandeng sekitar 50 penerbit lokal melalui kerja sama dengan Mizan, serta memperkenalkan banyak buku terbaru dari penerbit internasional.

Antusiasme Pengunjung Tetap Tinggi

Pantauan di lokasi pada Selasa malam (13/5/2025) menunjukkan area pameran masih dipadati pengunjung. Kurniawan, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga, mengungkapkan bahwa lokasi BBW tahun ini terasa lebih nyaman.

“Untuk tempatnya sih di sini sudah nyaman ya dibanding di tempat lain,” ujarnya.

Sementara itu, Naufal, pengunjung lainnya, merasa puas dengan kelengkapan koleksi buku yang ditawarkan.

“Menurut saya koleksi bukunya lengkap banget, dan ada banyak judul yang nggak saya temukan di toko buku biasa,” ucapnya.

Foto BeritaJatim.com
Pengunjung memadati area bazar buku Big Bad Wolf 2025 di Surabaya.

Makna Nama “Big Bad Wolf” dan Misi Literasi Global

Nama Big Bad Wolf, yang identik dengan tokoh antagonis dalam cerita dongeng, ternyata memiliki filosofi berbeda. Pendiri BBW, Andrew Yap, memilih nama tersebut sebagai simbol keingintahuan dan pendekatan kreatif untuk menarik minat masyarakat yang sebelumnya jauh dari dunia literasi.

Melalui akun resmi BBW Indonesia, disebutkan bahwa latar belakang pribadi Yap, yang tumbuh dengan akses terbatas terhadap buku, menjadi inspirasi dalam menyebarkan semangat membaca secara global.

BBW bertujuan membuka akses buku berkualitas dengan pendekatan tidak konvensional namun inklusif, menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

BBW 2025 Akan Sambangi Kota Lain

Setelah Surabaya, BBW 2025 dijadwalkan akan menyambangi sejumlah kota besar lainnya, seperti Yogyakarta, Bandung, dan Medan. Kehadiran BBW di berbagai daerah ini menjadi bagian dari misi besar untuk menumbuhkan budaya membaca dan memperluas akses terhadap literasi di Indonesia.

Penulis: Anita Wulandari
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

big bad wolf books Pakuwon Trade Center
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.