Surabaya – Pecinta buku di Surabaya kembali dimanjakan dengan hadirnya Big Bad Wolf (BBW) Book Sale 2025, bazar buku terbesar di dunia yang digelar di Surabaya Convention Center, PTC Pakuwon Mall.
Acara ini berlangsung dari 8 hingga 18 Mei 2025, dibuka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, dan gratis biaya masuk untuk semua pengunjung.
Dengan membawa lebih dari 350.000 judul buku dari penerbit dalam dan luar negeri, BBW 2025 menawarkan diskon hingga 90 persen.
Beragam genre tersedia, mulai dari fiksi, non-fiksi, buku anak-anak, hingga koleksi berbahasa Indonesia. Harga buku dibanderol mulai dari Rp10.000, dengan penawaran eksklusif “Unbelievable Deals” untuk para anggota Wolfies.
Literasi Sejak Dini, Fokus BBW pada Buku Anak
Menurut Andri, selaku Public Relations BBW, fokus terhadap buku anak-anak menjadi strategi utama BBW dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.
“Kenapa buku anak-anak? Karena kita mau menjadikan membaca itu adalah habit dari kecil. Jadi kita banyak buku anak-anak sehingga anak-anak itu menyukai membaca,” jelasnya saat ditemui di lokasi acara, Selasa (13/5/2025).
Tahun ini, BBW juga menggandeng sekitar 50 penerbit lokal melalui kerja sama dengan Mizan, serta memperkenalkan banyak buku terbaru dari penerbit internasional.
Antusiasme Pengunjung Tetap Tinggi
Pantauan di lokasi pada Selasa malam (13/5/2025) menunjukkan area pameran masih dipadati pengunjung. Kurniawan, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga, mengungkapkan bahwa lokasi BBW tahun ini terasa lebih nyaman.
“Untuk tempatnya sih di sini sudah nyaman ya dibanding di tempat lain,” ujarnya.
Sementara itu, Naufal, pengunjung lainnya, merasa puas dengan kelengkapan koleksi buku yang ditawarkan.
“Menurut saya koleksi bukunya lengkap banget, dan ada banyak judul yang nggak saya temukan di toko buku biasa,” ucapnya.

Makna Nama “Big Bad Wolf” dan Misi Literasi Global
Nama Big Bad Wolf, yang identik dengan tokoh antagonis dalam cerita dongeng, ternyata memiliki filosofi berbeda. Pendiri BBW, Andrew Yap, memilih nama tersebut sebagai simbol keingintahuan dan pendekatan kreatif untuk menarik minat masyarakat yang sebelumnya jauh dari dunia literasi.
Melalui akun resmi BBW Indonesia, disebutkan bahwa latar belakang pribadi Yap, yang tumbuh dengan akses terbatas terhadap buku, menjadi inspirasi dalam menyebarkan semangat membaca secara global.
BBW bertujuan membuka akses buku berkualitas dengan pendekatan tidak konvensional namun inklusif, menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
BBW 2025 Akan Sambangi Kota Lain
Setelah Surabaya, BBW 2025 dijadwalkan akan menyambangi sejumlah kota besar lainnya, seperti Yogyakarta, Bandung, dan Medan. Kehadiran BBW di berbagai daerah ini menjadi bagian dari misi besar untuk menumbuhkan budaya membaca dan memperluas akses terhadap literasi di Indonesia.
Penulis: Anita Wulandari
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

