Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Workshop Home Care YBLK Sidoarjo: Teknik Fisioterapi untuk Lansia

Workshop Home Care YBLK Sidoarjo: Teknik Fisioterapi untuk Lansia

Teddy A. Hendrawan26 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Workshop Home Care: Teknik Fisioterapi untuk Lansia

Sidoarjo (beritajatim.com) – Yayasan Bakti Lentera Kasih (YBLK) sukses menggelar Workshop Home Care: Teknik Fisioterapi untuk Lansia pada Sabtu pagi (24/5/2025) di Sekretariat GKJW Jemaat Sidoarjo, Jalan Kombes Pol M Duryat No. 66.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pendamping lansia, tentang teknik dasar fisioterapi rumahan untuk perawatan jangka panjang.

Workshop ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, terutama karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan lansia, yang kerap mengalami berbagai gangguan muskuloskeletal seperti Osteoarthritis (OA), Rheumatoid Arthritis (RA), Osteoporosis, Low Back Pain (LBP), hingga gangguan saraf akibat Cerebrovascular Accident (CVA) atau stroke.

“Kami ingin masyarakat lebih memahami bahwa perawatan lansia tidak harus selalu bergantung pada rumah sakit. Dengan teknik fisioterapi rumahan yang tepat, kualitas hidup lansia bisa ditingkatkan secara signifikan,” ujar Vado Yudiantara A. MD FT, fisioterapis dan narasumber utama dalam workshop tersebut.

Pentingnya Fisioterapi untuk Lansia

Dalam pemaparannya, Vado menjelaskan bahwa banyak lansia mengalami penurunan mobilitas dan nyeri kronis akibat kerusakan sendi atau kepadatan tulang yang menurun. Ia mencontohkan Osteoarthritis (OA) sebagai salah satu penyakit yang paling sering dijumpai.

“OA biasanya ditandai dengan nyeri saat sendi digerakkan, pembengkakan, hingga suara gesekan saat bergerak. Ini bisa diatasi dengan latihan gerak ringan yang teratur di rumah,” jelasnya.

Selain OA, Vado juga menyinggung Rheumatoid Arthritis, penyakit autoimun yang menyerang sendi dan menimbulkan peradangan kronis, serta Osteoporosis yang menyebabkan tulang menjadi rapuh.

“Fisioterapi yang dilakukan secara rutin dapat membantu mencegah risiko patah tulang dan menjaga postur tubuh tetap stabil,” tambahnya.

Penyakit yang Dapat Ditangani dengan Fisioterapi Rumahan

Beberapa kondisi medis yang dibahas dalam workshop antara lain: Osteoarthritis (OA): Nyeri sendi, pembengkakan, dan keterbatasan gerak.

Rheumatoid Arthritis (RA): Peradangan sendi kronis akibat gangguan autoimun.

Osteoporosis: Penurunan kepadatan tulang yang meningkatkan risiko patah.

Low Back Pain (LBP): Nyeri di punggung bawah yang mengganggu aktivitas harian.

Cerebrovascular Accident (CVA): Gangguan saraf akibat stroke yang menyebabkan kelumpuhan sebagian tubuh.

Foto BeritaJatim.com
Workshop Home Care: Teknik Fisioterapi untuk Lansia

Incontinentia urine: berarti ketidakmampuan untuk mengontrol buang air kecil atau dengan kata lain, pengeluaran urine yang tidak terkendali. Kondisi ini umum terjadi pada lansia, baik pria maupun wanita

“Teknik-teknik yang kami ajarkan mudah diterapkan di rumah, termasuk untuk pasien pasca-stroke. Tujuannya adalah memulihkan fungsi gerak dan menjaga semangat hidup para lansia,” pungkas Vado.

Komitmen Yayasan untuk Kesehatan Lansia

Yayasan Bakti Lentera Kasih berkomitmen untuk terus menyelenggarakan edukasi serupa agar perawatan lansia dapat dilakukan dengan lebih mandiri di rumah.

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperluas kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan non-medis untuk mendukung proses penuaan yang sehat dan bermartabat. (ted)

GKJW Sidoarjo Sidoarjo YBLK Sidoarjo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.