Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Saat Usia Tak Lagi Muda, Badut Yoyok Tetap Berikan Tawa

Saat Usia Tak Lagi Muda, Badut Yoyok Tetap Berikan Tawa

Teddy A. Hendrawan5 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com

Surabaya – Di tengah bisingnya klakson dan teriknya matahari Surabaya, ada seorang yang tak pernah lelah dalam memberikan tawa bagi setiap orang.

Ia bukan komedian, bukan pula seniman panggung ternama. Bagi setiap insan yang melihatnya, ia bagaikan oase di tengah panasnya kota Surabaya.

Slamet Suprihandoyo (52), atau biasa akrab disapa Badut Yoyok, sudah menjalani profesi badut selama satu dekade, sejak 2005.

Sebelum menjalani profesi menjadi badut, Yoyok Pernah bekerja sebagai kurir paket. Meskipun memiliki pekerjaan sebagai kurir, Ia juga seringkali mengisi waktu luang bersama temannya untuk menjadi badut di setiap hari Minggu.

“Tiap minggu ikut, pokoknya tiap hari libur, saya ikut dengan teman saya. Lama-kelamaan kok keenakan gitu ya, senang, karena saya suka sama anak kecil, suka humor juga, jadi ya cocok dengan kepribadian saya” ungkapnya. Alasan tersebut yang membuat Yoyok melanjutkan ke dunia hiburan badut.

Berawal dari coba-coba, Sosok ayah dengan dua anak tersebut akhirnya menetapkan hatinya untuk terjun di dunia badut. Ia merasa bahwa gaji hasil menjadi badut tidak ditentukan oleh bos, seperti pekerjaan sebelumnya.

Pekerjaan menghibur juga bukanlah sesuatu yang mudah, ia mengungkapkan bahwa menciptakan suasana canda dan tawa terutama bagi anak kecil juga memiliki kesulitan tersendiri. Selain itu ia juga pernah berusaha susah payah ketika harus menghibur hanya lima orang.

“Ya dengan susah payah saya menghibur mereka, meskipun tidak ada undangan lainnya.” ujarnya.

Menurut Yoyok tantangan terbesar yang dia hadapi ialah tidak ada job atau orderan dari orang lain yang membuatnya tidak bisa mendatangkan rezeki untuk menghidupi keluarganya. Di sisi lain tantangan yang dia alami adalah ketika mendapatkan orderan fiktif dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, tulang punggung keluarga tersebut juga mengatakan bahwa menghibur anak-anak yang berumur di bawah tiga tahun memiliki tantangan tersendiri. Ia harus bisa mengedukasi mereka dengan gerakan, memberi balon sampai berjoget agar bisa berinteraksi dengan audiens lain.

Meski di usianya yang sudah tidak muda lagi, ia tetap bersemangat untuk menghibur anak-anak demi menghidupi keluarganya.

Semangat tersebut tercermin saat sedang mengisi sebuah acara ulang tahun dari seorang bocah yang bernama Ayzar, Aruni dan Atta, yang berada di Kendung 6, No 2, Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo, Surabaya.

Reaksi anak-anak dan para tamu undangan tampak begitu antusias ketika sang badut melontarkan candaan yang terdengar lucu di telinga mereka.

Menurutnya, orderan yang datang melalui chat whatsapp nya datang secara tidak pasti, bahkan dalam satu hari Yoyok bisa mengisi acara ulang tahun sampai tiga kali dan menggunakan kostum karakter yang berbeda pula.

Kata lelah tidak terpikir sedikitpun di benak Yoyok ketika sedang menghibur anak kecil dengan berbagai tantangannya. Ia yakin profesi badut yang telah ia tekuni telah menjadi bagian dari dirinya.

Wajah nya dipoles dengan warna putih sampai hidung merah. Tidak ada rasa malu sedikitpun yang dia rasakan ketika sedang tampil di setiap acara. Bukan hanya sekedar penampilan yang ia berikan, tetapi ia juga membuka sendiri jasa badut yang ia bangun dari awal bersama dengan temannya.

Tidak sedikit juga dari mereka yang sudah memakai jasa Badut Yoyok kembali kerumah untuk mengucapkan terimakasih dari tetangga sekitar. Beberapa dari mereka yang jauh dari tempat tinggal Badut Yoyok yang sudah senang dengan penampilannya, akan menelpon lagi untuk meminta mengisi acara mereka.

Ketika ada anak muda yang tertarik di dunia badut, Yoyok memberikan saran bahwa profesi badut ini harus ditekuni dari hati dan mempunyai jiwa komedi dan sabar.

Tanggung Jawab sebagai kepala rumah tangga yang diemban tidak pernah membuat Yoyok putus asa dalam berprofesi sebagai badut. Meskipun pandemi yang melanda membuat tidak ada orang yang memesan jasa badutnya, ia tidak pernah lelah dalam bekerja.

“Jadi kita harus pandai-pandai mencari uang sih” imbuhnya.

Yoyok yakin bahwa segala sesuatu yang ada perlu dijalani dengan kebahagiaan. Hal tersebut ia tanamkan pada dirinya karena ia senang menjadi sumber kebahagiaan bagi banyak orang.. Lewat gerakan jari-jemari dan candaan jenakanya, memberikan warna-warni kehidupan di kota yang penuh hiruk pikuk ini, ia akan terus menebarkan kebahagiaan. Dalam dunia yang semakin sibuk ini, sedikit senyuman bisa memberikan makna yang besar.

Penulis: Alberto Mario Gratia
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Badut Yoyok Fikom UKWM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.