Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Mahasiswa UNAIR Ajak Siswa SDN Tamiajeng Mojokerto Belajar Hidup Sehat

Mahasiswa UNAIR Ajak Siswa SDN Tamiajeng Mojokerto Belajar Hidup Sehat

Naomi Widita31 Juli 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mahasiswa KKN
Mahasiswa Unair KKN-BBK (Belajar Bersama Komunitas) di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Mojokerto –  Sabtu pagi di SDN Tamiajeng tampak berbeda dari biasanya. Riuh suara anak-anak kelas 1 dan 2 mengisi ruangan yang menjadi lokasi kegiatan Seminar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Acara yang merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini diselenggarakan oleh mahasiswa kelompok BBK 6 Universitas Airlangga, dan berhasil mendapat perhatian dengan pendekatan edukasi yang menyenangkan dan penuh keceriaan.

Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB di aula sekolah. Sebanyak 42 siswa tampak antusias mengikuti seminar yang disampaikan secara interaktif oleh dua mahasiswa Universitas Airlangga, yaitu Muhammad Arifin Dzikran (mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dan Nydia Yuliana Lembong (mahasiswa S1 Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya).

Keduanya tampil percaya diri menyampaikan materi PHBS dengan bahasa yang ringan, disesuaikan dengan usia peserta yang masih sangat muda.

Seminar ini dirancang bukan sekadar ceramah satu arah, melainkan mengajak siswa untuk terlibat langsung melalui berbagai metode yang menyenangkan.

Pemutaran video edukatif mengenai pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, dan menggosok gigi yang benar menjadi pembuka yang menarik. Tak berhenti di situ, anak-anak diajak bernyanyi bersama lagu tentang sikat gigi yang diiringi gerakan sederhana, membuat suasana semakin hidup.

Puncak kegiatan adalah demonstrasi cara menyikat gigi yang baik dan benar. Dengan menggunakan alat peraga, pemateri memperagakan teknik menyikat gigi diiringi lagu sambil menjelaskan waktu dan frekuensi yang tepat untuk menjaga kesehatan mulut.

Anak-anak pun diminta mempraktikkan secara langsung, menciptakan suasana belajar sambil bermain yang sangat menyenangkan.

Tak ketinggalan, sesi kuis berhadiah pun menjadi favorit para siswa. Pertanyaan-pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan dilontarkan kepada peserta, dan mereka yang bisa menjawab dengan benar mendapatkan hadiah menarik. Sorak-sorai dan semangat peserta membuat acara berlangsung meriah namun tetap sarat makna edukatif.

Acara ini turut dihadiri oleh Hj. Sri Sumarli, Kepala Desa sekaligus Bunda PAUD Tamiajeng. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan bahwa pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai sejak dini.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak kita harus dibekali bukan hanya dengan ilmu pelajaran, tapi juga kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan mereka sendiri,” ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN Tamiajeng beserta wali kelas 1 dan 2 serta staf sekolah membantu menyediakan tempat, peralatan teknis seperti sound system, proyektor, dan keperluan lainnya, memastikan acara berjalan lancar dan nyaman untuk semua peserta.

Kegiatan seminar PHBS ini diharapkan menjadi awal dari perubahan kecil namun berdampak besar di lingkungan sekolah dan rumah masing-masing siswa.

Para orang tua dan guru diharapkan bisa melanjutkan edukasi ini dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai PHBS tidak hanya menjadi materi seminar, melainkan gaya hidup anak-anak Tamiajeng. (ted)

Mahasiswa Unair Mojokerto Trawas Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.