Ngawi — Kecamatan Pitu menjadi pusat perhatian pada Rabu (12/12) pukul 07.30 WIB setelah menggelar Peletakan Batu Pertama Pentasarufan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperingati tiga momentum penting: Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama, serta Hari Ulang Tahun Baznas ke-25.
Dihadiri Forkopimda, Forkopimcam, dan Sejumlah Tokoh Kabupaten Ngawi
Acara yang berlangsung di Dusun Selang, Desa Papungan, Kecamatan Pitu ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Ngawi, Forkopimcam Kecamatan Pitu, serta tokoh-tokoh penting lintas lembaga. Kehadiran mereka menunjukkan kekuatan sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain:
Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, Adyantana Heru Herlambang,
Kepala Kantor Kementerian Agama Ngawi, KH. Moh. Ersat,
Ketua Baznas Ngawi, Samsul Hadi.

Transparansi Pengelolaan ZIS
Ketua Baznas Ngawi, Samsul Hadi, menegaskan bahwa pentasarufan RTLH ini merupakan bukti keseriusan Baznas dalam mengelola dana umat secara jujur dan akuntabel.
“Bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia, kami menegaskan komitmen bahwa dana yang kami salurkan untuk RTLH ini telah melalui proses pengelolaan yang jujur dan akuntabel. Pentasarufan ini adalah amanah umat, dan alhamdulillah, ini menjadi hadiah terbaik ulang tahun BAZNAS ke-25,” ujar Samsul Hadi.
Kemenag Ngawi Tekankan Nilai Pelayanan dan Sinergi
Kepala Kantor Kemenag Ngawi, KH. Moh. Ersat, menambahkan bahwa program bedah rumah tersebut selaras dengan nilai-nilai pengabdian dan pelayanan tulus yang menjadi ruh Hari Amal Bhakti.
“Sinergi antara Baznas, Kemenag, dan Forkopimda yang hadir hari ini membuktikan bahwa kita semua peduli terhadap kesejahteraan umat. Semoga rumah yang dibangun menjadi tempat yang nyaman dan berkah bagi keluarga penerima,” harap KH. Moh. Ersat.
Kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri, Camat, Kapolsek, Danposramil, serta Kepala Desa Papungan menegaskan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan aparat keamanan terhadap program-program kemanusiaan berbasis integritas dan kepedulian.
Bangun Harapan Baru bagi Warga Selang
Program RTLH ini diharapkan mampu memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi keluarga penerima manfaat di Dusun Selang. Prosesi pentasarufan ditutup pukul 08.30 WIB dengan suasana penuh haru dan syukur.
Kepala Desa Papungan, Hartono, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama seluruh warga Desa Papungan, saya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Giat atas pentasarufan bedah rumah untuk RTLH ini adalah kado istimewa bagi kami. Ini bukan hanya soal membangun dinding dan atap, tapi ini adalah membangun harapan baru bagi keluarga Sujoko,” ungkap Hartono dengan haru. (ted)
Noor Soemadijo
Kasi Kesos Kecamatan Pitu Ngawi

