Penerimaan penghargaan sertifikat kepada Adhy Cartagena Gunaya dalam kegiatan UKM FORDIMAPELAR UNTAG Surabaya yang diselenggarkan di daerah Pacet,Jawa Timur 2025.(Foto/Adhy Cartagena Gunaya)
Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, pola pikir kritis, dan kemampuan sosial mahasiswa. Salah satu wadah penting dalam proses tersebut adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Melalui UKM, mahasiswa memperoleh pengalaman berorganisasi yang berperan besar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kampus.
Keikutsertaan mahasiswa dalam UKM memberikan ruang pembelajaran nonformal yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas. Di sinilah mahasiswa belajar berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, serta membangun tanggung jawab dan kepemimpinan.
Budaya Organisasi UKM Membentuk SDM yang Kritis dan Adaptif
Dalam konteks komunikasi organisasi, dapat diasumsikan bahwa budaya organisasi yang dibangun dalam UKM memiliki pengaruh besar terhadap kualitas SDM mahasiswa. Budaya organisasi yang terbuka, partisipatif, dan berbasis diskusi mendorong mahasiswa untuk aktif menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan pendapat, serta mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan analitis.
Budaya tersebut tidak muncul secara instan, melainkan terbentuk melalui proses komunikasi yang berkelanjutan antaranggota organisasi. Komunikasi organisasi yang sehat menciptakan iklim organisasi yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara intelektual maupun sosial.
Budaya Organisasi dan Komunikasi dalam Aktivitas UKM
Budaya organisasi dalam UKM tercermin dari nilai-nilai yang dijunjung bersama, pola interaksi antaranggota, serta mekanisme pengambilan keputusan. Komunikasi organisasi menjadi unsur utama dalam menjaga keberlangsungan budaya tersebut. Melalui diskusi, forum evaluasi, dan kegiatan kolektif, mahasiswa dilatih untuk menyampaikan ide secara sistematis dan bertanggung jawab.
Salah satu contoh UKM yang menekankan budaya diskusi dan penalaran adalah Forum Diskusi Penalaran, Penelitian, dan Penerbitan Kampus (FORDIMAPELAR) di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. UKM ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat riset, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menulis ilmiah melalui budaya organisasi yang komunikatif dan kolaboratif.
Pengalaman Organisasi sebagai Proses Pembelajaran SDM
Melalui aktivitas UKM, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tambahan, tetapi juga mengalami proses pembelajaran sosial yang membentuk karakter. Pengalaman berorganisasi mengajarkan mahasiswa tentang disiplin, tanggung jawab, manajemen waktu, serta kemampuan bekerja dalam tim. Hal ini menunjukkan bahwa UKM berperan sebagai laboratorium sosial dalam pembentukan SDM mahasiswa.
Budaya organisasi yang mendorong partisipasi aktif dan penghargaan terhadap kontribusi anggota akan melahirkan mahasiswa yang percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di dunia profesional. Dengan demikian, UKM tidak dapat dipandang sebagai kegiatan sampingan, melainkan sebagai bagian penting dari proses pendidikan tinggi.
Tantangan dan Relevansi UKM di Era Digital
Di era digital, organisasi mahasiswa dihadapkan pada tantangan perubahan pola komunikasi dan interaksi. Penggunaan media digital dalam aktivitas organisasi menuntut UKM untuk mampu menjaga budaya organisasinya agar tetap sehat dan produktif. Komunikasi organisasi yang efektif, baik secara langsung maupun melalui media digital, menjadi kunci dalam menjaga nilai-nilai organisasi tetap hidup.
UKM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas budayanya akan menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga matang secara intelektual dan emosional.
Pentingnya UKM dalam Membangun SDM Kampus
Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mahasiswa. Melalui komunikasi organisasi yang sehat dan budaya organisasi yang kuat, UKM menjadi ruang pembelajaran yang melengkapi pendidikan formal di kampus.
Oleh karena itu, partisipasi mahasiswa dalam UKM perlu dipandang sebagai investasi penting dalam membentuk generasi mahasiswa yang kritis, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta dunia profesional di masa depan.
Penulis : Adhy Cartagena Gunaya
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

