Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Ciptakan Terobosan Dalam Dunia Pendidikan, Mahasiswa UM Kembangkan Inovasi Media Pembelajaran Kimia Berbasis Socioscientific Issues Terintegrasi Augmented Reality

Ciptakan Terobosan Dalam Dunia Pendidikan, Mahasiswa UM Kembangkan Inovasi Media Pembelajaran Kimia Berbasis Socioscientific Issues Terintegrasi Augmented Reality

Agathon Agnar15 Juli 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Malang (beritajatim.com) – Siswa menengah di Indonesia paling takut dengan kimia. Hal ini disebabkan oleh konsep materi yang abstrak dan kurangnya alat bantu visual. Ditambah lagi, pendekatan pembelajaran di Indonesia seringkali berpusat pada pengetahuan teoritis, yang belum sepenuhnya mendukung kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis. Peran teknologi dalam pendidikan semakin penting untuk membantu proses belajar mengajar.

Berakar dari keresahan tersebut, Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memimpin inovasi pendidikan, kali ini melalui pengembangan media pembelajaran kimia yang revolusioner. Mahasiswa dari Jurusan Kimia UM telah berhasil mengintegrasikan Socioscientific Issues (SSI) dengan teknologi Augmented Reality (AR) dalam platform pembelajaran mereka, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Kit edukasi ini diberi nama branding CHEMISTER.

Socioscientific issues sendiri merupakan serangkaian topik kontreversial, tetapi membutuhkan analisis masalah untuk memecahkan masalah yang harus dibuktikan secara ilmiah. Kit edukasi dirancang untuk membantu siswa dalam memahami konsep kimia, terutama pada materi laju reaksi. Materi ini merupakan salah satu materi yang penting dalam kimia, namun sering dianggap sulit bagi siswa.

Inisiatif ini dipelopori oleh lima mahasiswa Universitas Negeri Malang yang berasal dari berbagai program studi. Kelima mahasiswa tersebut adalah Sukma Ayu Deaningtyas dari 5-1 Pendidikan Kimia/2021 sebagai team leader, Afifa Purwandari dari 5-1 Pendidikan Kimia/2021 sebagai research analyst, Nur Laila Kamaliyah dari S-1 Ekonomi Pembangunan/2022 sebagai finance manager, Naufal Albion Zafran Sentanu dari S-1 Pendidikan Teknik Informatika/2021 sebagai developer, dan Esa Refrisa Rafsanjani dari S-1 Desain Komunikasi Visual/2023 sebagai creative designer. Kelima mahasiswa tersebut berada di bawah bimbingan Bapak Nur Candra Eka Setiawan, S.Si., S.Pd., M.Pd., yang merupakan dosen di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang.

Produk CHEMISTER berhasil lolos pendanaan pada bulan April 2024 dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Belmawa Kemendikbudristek. Sukma menyampaikan bahwa produk CHEMISTER merupakan sebagai bentuk kepeduliannya sebagai mahasiswa agar para siswa tidak lagi kesulitan dalam memahami konsep materi laju reaksi yang jarang diminati oleh siswa. CHEMISTER mengombinasikan modul pembelajaran konvensional dengan teknologi Augmented Reality (AR) untuk memberikan visualisasi yang lebih nyata terhadap konsep-konsep kimia yang seringkali sulit dipahami hanya melalui teks dan gambar statis.

“Media pembelajaran CHEMISTER bukan hanya sekadar alat untuk mengajar kimia, tetapi juga untuk membuka pandangan mahasiswa terhadap peran kimia dalam menanggapi tantangan lingkungan global saat ini. Kami sangat berharap bahwa melalui pendekatan ini, mahasiswa dapat lebih memahami dampak positif dan negatif dari aplikasi kimia dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Sukma.

Naufal Albion Zafran Sentanu, yang bertanggung jawab dalam pengembangan perangkat lunak, menjelaskan bahwa aplikasi CHEMISTER dirancang agar user-friendly dan dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk smartphone dan tablet. “Kami memastikan bahwa aplikasi ini mudah digunakan oleh siswa dan guru. Bahkan, kami menyediakan panduan penggunaan yang detail untuk memaksimalkan manfaat dari media pembelajaran ini,” ujarnya. Selain itu, tim CHEMISTER berencana untuk mengunggah aplikasi tersebut di Google Play Store sehingga dapat diakses dengan mudah oleh siapa pun.

Afifa menambahkan, “CHEMISTER juga melatih dalam aspek pemahaman isu kerusakan lingkungan, seperti menganalisis perubahan iklim, penambangan batu kapur, limbah, dan isu sosiosaintifik lain yang dihubungkan dengan konsep laju reaksi dalam pelajaran kimia. Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan problem solving yang sangat dibutuhkan di abad 21.”

Dengan demikian, UM tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu menghadapi tantangan global dengan solusi yang berbasis ilmiah dan teknologi.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026

Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

14 Juli 2026

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Comments are closed.

beritajatim id

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.