Kediri (beritajatim.com) – Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Pedal Atas telah berhasil melaksanakan pelatihan pembuatan sabun dengan memanfaatkan limbah kulit nanas sebagai anti bakteri. Pelatihan ini tidak hanya menghasilkan sabun antibiotik yang inovatif, tetapi juga memberikan solusi ramah lingkungan untuk pemanfaatan limbah organik.
Pelatihan ini diadakan dengan tujuan untuk memberdayakan Masyarakat utamanya generasi muda Ngancar dalam mengolah limbah kulit nanas menjadi produk yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi kesehatan. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan teknik-teknik dasar pembuatan sabun, mulai dari proses pembuatan sari kulit nanas, pencetakan sabun, hingga pemasaran dan pencatatan keuangan. Pelatihan ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada 4 Juni 2024 untuk proses pembuatan sari kulit nanas hingga pencetakan sabun dan 9 Juli 2024 untuk pemasaran hingga pencatatan keuangan.
Delphy, anggota PKM-PM Pedal Atas, menjelaskan bahwa kulit nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki sifat antibakteri alami. “Dengan mengolah kulit nanas menjadi sabun, kita tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga menciptakan produk yang memiliki manfaat kesehatan” ujarnya.
Peserta pelatihan yang terdiri dari IPNU IPPNU PAC Ngancar sangat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka berharap keterampilan baru ini dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga mereka. “Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan ini. Semoga bisa membantu kami dalam menciptakan peluang usaha baru,” kata Lina, salah satu peserta pelatihan.

Selain memberikan pelatihan, PKM PM Pedal Atas juga menyediakan peralatan dan bahan baku kepada peserta untuk memulai produksi sabun secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya usaha kecil menengah (UKM) di daerah tersebut.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PKM PM Pedal Atas untuk mendorong inovasi dan keberlanjutan di tingkat komunitas. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan solusi yang kreatif dan berkelanjutan.
Dengan suksesnya pelatihan ini, PKM PM Pedal Atas telah membuktikan bahwa limbah kulit nanas yang biasanya dibuang dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat. Ini adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih hijau dan sehat.

