Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Kelompok KKN-UMD 255 Universitas Jember Optimalisasi Wisata Wahana Tambo Asri (WTA) Desa Pasirian

Kelompok KKN-UMD 255 Universitas Jember Optimalisasi Wisata Wahana Tambo Asri (WTA) Desa Pasirian

Rahajeng Kartika29 Agustus 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kelompok KKN-UMD 255 Universitas Jember Melakukan Optimalisasi Wisata Wahana Tambo Asri (WTA) Desa Pasirian
Kelompok KKN-UMD 255 Universitas Jember Melakukan Optimalisasi Wisata Wahana Tambo Asri (WTA) Desa Pasirian

Pengembangan desa wisata di Desa Pasirian menjadi sebuah fokus progam kerja dari kelompok KKN-UMD 255 Universitas Jember (unej.ac.id) yang diberi nama “Opera Van Tambuh”, yaitu kepanjangan dari Optimalisasi Gerakan Pariwisata Wahana Tambuh Asri.

Geografis yang unik menjadikan wilayah Pasirian memiiki sebuah gunung yang oleh masyarakat dikenal dengan nama Gunung Tambuh atau masyarakat disini menulis diksinya Gunung Tambo. Gunung ini merupakan sebuah aset desa yang dimanfaatkan dan dikelola menjadi sebuah wisata untuk kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Pasirian, didalamnya terdapat kolam renang, taman bermain, gazebo, spot foto, tempat kuliner dan sebagainya.

Progam kerja ini disusun berdasarkan hasil survei lapangan dan proses penggalian informasi kepada stakeholder seperti Perangkat Desa, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), Karang Taruna, Masyarakat, dan pihak-pihak lainnya. Berdasarkann hal itu, didapatkan hasil bahwa secara keseluruhan konsep atau arah pengelolaan wisata berjalan dengan ketidak jelasan, terdapat beberapa kepentingan yang saling tumpang tindih dalam pengelolaannya, tidak adanya sistem keamanan dan tata tertib pada wisata, serta adanya monyet pada sekitar Kawasan wisata menjadi sebuah polemik selama ini.

Berangkat dari hal ini, Kelompok KKN-UMD 255 Universitas Jember melakukan proses perencanaan dan implementasi untuk menjalankan progam kerja selama periode KKN berlangsung, dari minggu pertama hingga minggu keenam. Kelompok KKN melakukan proses penyadaran kepada Stakeholder dan penyampaian rencana progam kerja mengenai pentingnya konsep wisata, sistem keamanan, dan pengendalian monyet pada wisata.

BACA JUGA:NasDem All Out Menangkan Sanusi-Lathifah di Pilbup Malang

“Proses untuk pengerjaan ini memang panjang, kita berusaha menyampaikan pendapat kepada pihak desa sebagai pengelola utama, selanjutnya POKDARWIS, karang taruna, dan masyarakat yang terlibat untuk dapat bersinergi dalam mengelola wisata dan pentingnya arah wisata yang jelas, serta keamanan wisata yang memadai untuk menciptakan iklim wisata yang ramah, kami bahkan juga sempat melakukan studi banding ke wisata lain untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” ungkap Tata, selaku Koordinator Desa KKN 255 Universitas Jember.

Selanjutnya, proses yang dilewati menghasilkan sebuah buku panduan berupa booklet mengenai grand design wisata yang berisi mengenai konsep wisata yakni ecotourism, peran setiap pengelola didalamnya, hingga bagaimana cara promosi dan hal banyak lainnya. Selain itu juga menghasilkan booklet mengenai sistem keamanan dann tata tertib wisata yang berisi mengenai poin tata tertib, urgensi, dan banyak lainnya, hal ini juga diimplementasikan oleh kelompok serta didasari oleh kerjasama stakeholder membuat papan tata tertib, papan rambu-rambu peringatan, pembatas kolam renang di wisata, dan memperbanyak tempat sampah.

Hasil ini dilalui dengan komitmen kuat antar pengelola wisata, khususnya pemerintah desa, POKDARWIS, dan masyarakat yang terlibat untuk menciptakan Desa Pasiran menjadi desa wisata yang mandiri dan berkelanjutan berbasis kearifan lokal.
Sugeng, selaku Kepala Desa memberikan apresiasi kepada pihak Kelompok KKN yang telah berupaya dalam melakukan progam kerja optimalisasi wisata melalui apa yang selama ini telah dikerjakan.

“Dengan adanya KKN UNEJ di desa kami sangat terbantu sekali terutama dalam proker di wisata Gunung Tambo, adik-adik membuat bulletin dan sebagainya untuk pesan-pesan lingkungan juga dilaksanakan, sehingga membantu wisatawan untuk mengenal potensi wisata yang ada di Desa Pasirian, untuk itu kami pemerintah Desa Pasirian kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN UNEJ atas kinerjanya, luar biasa, bagus sekali dan disipilin dan sangat dirasakan oleh warga kami, Pasirian,” ungkapnya.

Senada dengan Kepala Desa, Sambang selaku ketua POKDARWIS juga merasa terbantu dengan adanya kelompok KKN 255 Universitas Jember yang kehadirannya dapat merubah beberapa hal menjadi baik dan positif.

BACA JUGA:Gebrakan Awal, Persewangi Banyuwangi Rekrut Pelatih Lisensi AFC Pro

“Kami selaku ketua POKDARWIS mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada adik-adik KKN univ Jember, kehadirannya disini bagus sekali, kegiatannya sangat positif, terutama kegiatan di warga dan kegiatan di wisata kami,” ungkapnya
Demikian progam kerja ini terlaksana atas dukungan dan komitmet dari berbagai pihak yang nantinya diharpakan Bersama-sama menjadikan Pasirian menjadi Desa Wisata yang mandiri dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi-potensi serta masyarakat lokal, sehingga wisata juga dapat berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas. [Kemas Almas Muhammad]

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026

Comments are closed.

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.