Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) terus memperkuat implementasi milestone entrepreneur university. Terbaru FEB Unisma menjalankan kegiatan international visiting industry di Azhar Food, Malaysia.
Tim dari Azhar Food menyambut baik FEB Unisma lewat PIC. Mereka berbagi pengetahuan, pengalaman, dan menjelaskan setiap detail tentang tata cara produksi, strategi pemasaran, hingga rahasia keberhasilan perusahaan.
Associate Prof. Nur Diana, SE.M.Si., CMA, CBV, CERA selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisma, mengakut sangat beruntung karena tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga diberi kesempatan langka untuk melihat langsung proses produksi. Dalam tur ke area produksi banyak belajar dari ketelitian dalam setiap langkah produksi.
“Kami belajar dari mesin modern hingga tangan terampil para pekerja, mereka dapat menyaksikan bagaimana setiap produk makanan berkualitas tinggi diciptakan dari nol. Mulai dari bahan mentah sampai jadi produk siap jual, proses tersebut menjadi inspirasi untuk mengejar mimpi di dunia industri makanan,” ujar Diana lewat keterangan tertulis, Selasa (4/6/2024).
Kunjungan ini bukan hanya memberikan pengalaman praktis, melainkan juga menginspirasi mahasiswa FEB Unisma untuk memiliki keberanian membuka usaha. Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh maka semakin percaya diri untuk merintis usaha mereka sendiri setelah lulus.
“Kunjungan ini membuka mata mereka terhadap peluang di dunia bisnis dan menanamkan semangat kewirausahaan yang kuat dalam diri mereka. Harapannya, kegiatan international visiting industry ini tidak sekedar menjadi pengalaman saja, tetapi dapat berlanjut dan menjadi bagian integral dari kurikulum FEB Unisma,” tegas Dekan FEB Unisma.
Menurut Diana, setiap mahasiswa berkesempatan mendapatkan wawasan dan pengalaman yang sama. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan di dunia kerja maupun dalam berwirausaha.
Terkait program ini, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsika yang juga memimpin delegasi International Outbound Mobility Program menekankan pentingnya kegiatan international visiting industry. Agenda ini sebagai wadah bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari industri.

“Pengalaman praktis seperti ini memainkan peran krusial dalam memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Dengan terlibat langsung dalam kunjungan industri seperti ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung entrepreneurship yang dipelajari di kelas,” ujar Associate Prof. Nur Diana.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu di kelas dalam konteks nyata. Apalagi mendatangi Industry manufacturing olahan makanan yang menjadi unggulan di Johor Malaysia dan berpengalaman melakukan ekspor hasil produknya di berbagai negara.
“Ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka, tetapi juga membuka pikiran mereka terhadap berbagai kemungkinan dan tantangan yang mungkin dihadapi di dunia kerja nanti,” ujar Associate Prof. Nur Diana.
Pihaknya menyoroti pentingnya memberikan mahasiswa kesempatan untuk eksplorasi dan pengembangan diri baik sebagai pebisnis mandiri maupun sebagai profesional berkualitas. Diana harap bahwa program ini mahasiswa FEB Unisma mendapatkan inspirasi dan motivasi
“Untuk menjadi pengusaha atau profesional yang sukses setelah lulus, kunjungan ini bisa jadi sumber inspirasi tambahnya. Kami sangat bangga menjadi bagian dari proses pembentukan mereka, dan akan terus mendukung upaya mereka untuk mencapai kesuksesan di masa depan,” tutup Diana dalam sambutan. (dan)

