Kediri (beritajatim.com) – Kuliah Kerja Nyata/Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN/PkM) Tahun 2024 Program Studi di luar Kampus Utama Universitas Brawijaya (PSDKU UB) Kediri mengusung pengembangan agrokompleks sebagai tema utama. Tema tersebut mewakili 5 bidang yang dimiliki anggota tim KKN/PkM, yaitu Peternakan, Sosial Ekonomi Perikanan, Akuakultur, Agribisnis, dan Agroekoteknologi.
Salah satu desa yang dijadikan lokasi KKN/PkM adalah Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Sementara Tim yang berkesempatan melakukan kegiatan KKN/PKM di desa tersebut selama satu bulan (1 Juli hingga 31 Juli 2024) adalah Kelompok E-19 yang beranggotakan 12 mahasiswa dan dibimbing oleh Asyifa Anandya, S.Pi., M.Sc selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).
Desa Sugihwaras merupakan desa yang terletak di lereng Gunung Kelud di mana Nanas dan Kambing menjadi potensi unggulannya. Hasil samping budidaya nanas berupa limbah daun nanas yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal dirasa perlu dimanfaatkan lebih lanjut. Di sisi lain, para peternak kambing di Desa Sugihwaras belum memahami betul bagaimana cara memanfaatkan limbah daun nanas agar bermanfaat bagi hewan ternak.
Untuk itu, salah satu program kerja Tim KKN/PkM E-19 PSDKU UB Kediri adalah memberikan pelatihan pembuatan silase pakan ternak dan Urea Molasses Block (UMB) dari limbah daun nanas sebagai suplemen nutrisi hewan ternak kepada Kelompok Ternak Kambing Desa Sugihwaras.
Rangkaian kegiatan pelatihan ini dilakukan pada hari Kamis, 25 Juli 2024 di Balai Desa Sugihwaras yang dihadiri oleh 2 (dua) perangkat Desa Sugihwaras, yaitu Bapak Mursidi dan Bapak Drs. Suntoro, sementara audiens yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari anggota Kelompok Mendha Anggayuh Mulya, Kelompok Djo Reot Mulya, Kelompok Ternak Muda Sugihwaras, dan beberapa peternak yang tidak tergabung dalam kelompok ternak.
Bapak Mursidi, selaku Sekretaris Desa Sugihwaras, menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi peternak Desa Sugihwaras mengenai pembuatan silase dan UMB, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Tim KKN/PkM E-19 PSDKU UB Kediri yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi oleh Thomas Adi mengenai bagaimana cara pembuatan silase, dilanjutkan materi pembuatan UMB oleh Wahyu Surya dan sharing session pengetahuan dan pengalaman para peternak. Setelah itu, diadakan demonstrasi pembuatan silase dan UMB oleh anggota tim yang diwakili oleh Thomas Adi, Wahyu Surya, M Tajudin Tamam, dan Zavast AR.
Bapak Kiki, salah satu peserta sekaligus ketua kelompok ternak, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan silase dan UMB ini sangat berguna bagi para peternak, beliau berharap bahwa nantinya dengan membuat silase dan UMB dapat meningkatkan skala produksi ternak kambing sehingga penjualan hasil ternak juga meningkat. Dengan peningkatan tersebut akan mampu menambahkan pemasukan kas kelompok ternak di Desa Sugihwaras.
Tim KKN/PkM E-19 PSDKU UB Kediri berharap dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya peternak kambing di Desa Sugihwaras agar dapat mengolah limbah daun nanas yang melimpah guna meningkatkan produktivitas usaha ternak kambing yang dijalankan warga Desa Sugihwaras.

