Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Meriahnya Surabaya Vaganza Dalam Nuansa Dongeng Rakyat

Meriahnya Surabaya Vaganza Dalam Nuansa Dongeng Rakyat

Redaksi26 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Salah satu peserta Surabaya Vaganza 2025, Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Photo by: Vannesiya Putri

Surabaya – Untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-732 tahun, Pemerintah Kota Surabaya menggelar Surabaya Vaganza 2025, sebuah parade budaya yang menjadi acara tahunan dan telah berlangsung selama 20 tahun lamanya.

Di tahun ini, parade budaya mengangkat tema “The Magical of Folktales”, yang menampilkan indahnya kisah dongeng dan cerita rakyat untuk merangkul semua generasi dan bernostalgia bersama.

“Dengan cerita rakyat ini, saya yakin semua yang hadir akan semakin memiliki cinta kepada kota Surabaya, akan menunjukkan bahwa inikah ciri khas kota Surabaya, yang selalu menghargai pendahulu-pendahulunya. Semoga ada inspirasi yang kita lakukan di Surabaya Vaganza ini memberikan memberikan motivasi bagi anak-anak muda untuk tetap mencintai cerita-cerita rakyat, dan sebagai penyemangat, motivasi dalam membangun kota Surabaya.” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam sambutannya.

Parade ini dimulai pada pukul 13.00 WIB yang berlokasi di Tugu Pahlawan. Rute parade untuk tahun ini juga dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Di tahun ini, parade budaya Surabaya Vaganza memilih melalui Jalan Pahlawan (kecil) yang berada di sebelah kanan Jalan Kramat Gantung, lalu berjalan lurus menuju Jalan Tunjungan-Siola, dan berakhir di Balai Pemuda Surabaya.

Sejumlah 43 kelompok hadir untuk memeriahkan acara parade budaya Surabaya Vaganza ini, yang terdiri dari peserta pawai dan mobil hias.

Para peserta pawai yang meramaikan parade budaya ini hadir dari berbagai macam latar. Beberapa diantaranya adalah Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, seniman, perusahaan, komunitas, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum.

Foto BeritaJatim.com
Titik akhir pemberhentian Surabaya Vaganza 2025 Photo by: Vannesiya Putri

Selain para peserta pawai yang memberikan penampilan terbaik mereka, mobil hias yang ikut memeriahkan parade ini juga tak kalah menarik.

Dalam parade ini, mobil hias yang ada juga harus tetap mengikuti tema besar Surabaya Vaganza tahun ini yang menampilkan kisah rakyat di Indonesia ataupun dongeng internasional.

Sebagai salah satu peserta pawai, Kelompok Pelindo mengambil tema Nyi Roro Kidul, Penguasa Ratu Pantai Selatan. Pada sesi wawancara yang dilakukan bersama Ega, alasan Pelindo memilih tema tersebut adalah karena mereka bergerak dalam bidang pelabuhan, serta ingin mengkampanyekan agar masyarakat lebih peduli dengan lingkungan hidup.

Parade budaya ini mendapat banyak perhatian dari ribuan masyarakat dalam maupun luar Kota Surabaya. Antusias masyarakat ditunjukkan dengan padatnya jumlah penonton sepanjang rute.

Sebagai salah satu pengunjung Surabaya Vaganza tahun ini, Irmina mengatakan bahwa parade budaya ini merupakan salah satu cara pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat perekonomian melalui UMKM yang ada, memajukan sektor pariwisata, dan memperkuat berbagai elemen masyarakat.

Penulis: Gracia Kenya Maria
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

 

HJKS ke-732 parade bunga Surabaya Surabaya Vaganza 2025
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.