Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Guru Sekolah Inklusif SMA Galuh Handayani Belum Dapat Perhatian Pemerintah

Guru Sekolah Inklusif SMA Galuh Handayani Belum Dapat Perhatian Pemerintah

Redaksi5 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Siswa Sekolah Inklusif Galuh Handayani sedang merayakan Hari Kartini

Surabaya (beritajatim.com) – SMA Galuh Handayani sebagai salah satu penyelenggara pendidikan inklusif belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah.

Sekolah ini beralamat di Jl Manyar Sambongan No.85A, Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60282.

Dukungan maksimal dari pihak pemerintah tentu akan berdampak positif bagi kelancaran proses kegiatan belajar mengajar yang diadakan di sekolah ini.

Nunik, Kepala Sekolah SMA Galuh Handayani Surabaya, mengungkapkan bahwa selama lima belas tahun terakhir SMA Galuh Handayani tak lagi mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Dulu itu memang kita mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Tapi sekarang sudah tidak lagi. Kita hanya mendapatkan alokasi anggaran sebagaimana yang umumnya didapat oleh semua SMA. Misalnya dana BOS dari pemerintah pusat serta BPOPP dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selain itu tidak ada. Terakhir kita mendapatkan bantuan khusus kurang lebih lima belas tahun lalu. Ketika pembangunan salah satu fasilitas sekolah” ungkap Nunik.

Pihak sekolah sangat mengharapkan dukungan berupa bantuan fasilitas seperti perangkat komputer, laptop, dan fasilitas serupa lainnya serta insentif bagi para guru.

“Kami mengharapkan bantuan fasilitas pendukung seperti komputer, laptop, dan lainnya. Ada siswa tertentu yang kadang tantrum, selama tantrum kadang mereka merusakkan fasilitas yang ada. Komputer, kaca dan lainnya kadang dengan sengaja dipecahkan. Itu juga tantangan, tetapi sekolah selalu berusaha maksimal untuk mendukung ana-anak yang demikian” ungkap Nunik.

Tak semua guru di SMA Galuh telah mendapatkan sertifikasi. Banyak guru yang belum tersertifikasi. Karena itu, untuk pihak sekolah mengharapkan insentif tambahan dari pemerintah untuk para guru sehingga tingkat kesejahteraan para guru tetap terjamin.

“Kesejahteraan guru juga menjadi salah satu hal yang sekiranya diberi dukungan oleh pemerintah. Guru-guru di sekolah ini kebanyakan belum sertifikasi. Mereka hanya mendapatkan gaji dari sekolah. Padahal mereka sehari-hari berhadapan dengan murid yang istimewa, dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mungkin ada bantuan berupa insentif untuk guru yang belum sertifikasi” ungkap Nunik.

Nunik mengharapkan agar pemerintah, dalam hal ini pemerintah provinsi Jawa Timur, memberikan perhatian dan dukungan maksimal terhadap SMA Galuh Handayani.

“Tentu saja kami mengharapkan dukungan maksimal dari pemerintah. Semoga saja ke depannya hal itu benar-benar terjadi. Seperti yang kami terima sekitar lima belas tahun sebelumnya” tutup Nunik.

Sekolah Surabaya SMA Galuh Handayani
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026

Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

14 Juli 2026

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.