Surabaya – Ciputra Film Festival (CFF) adalah sebuah festival film yang diselenggarakan oleh Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media Universitas Ciputra Surabaya.
Festival ini menjadi salah satu platform penting bagi para sineas muda, baik dari Indonesia maupun mancanegara, untuk menampilkan karya-karya inovatif dan mengeksplorasi kreativitas tanpa batas di dunia perfilman.
Mengususng tema “Boundless” sebagai bentuk ruang bebas bagi sineas muda dari seluruh dunia untuk berekspresi tanpa batas.
Tema “BOUNDLESS” untuk Ciputra Film Festival 2025 merefleksikan semangat kebebasan dan visi untuk mendorong sineas mengekspresikan kreativitas mereka tanpa batas melalui film.
Tema ini juga menjadi cerminan meningkatnya partisipasi film internasional dalam festival. Pada edisi ke-4 ini, CFF berhasil menarik 1.600 sineas dari 128 negara, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kurator CFF, Wimar Herdanto, menyebutkan bahwa terobosan ini menjadikan CFF sebagai salah satu festival film di kelas mahasiswa yang berani membuka diri untuk partisipasi internasional.
Ketua pelaksana Ciputra Film festival, Emma Regina Chandra, menjelaskan bahwa harapan untuk Ciputra Film Festival kedepannya dapat berjalan terus sukses dan memberikan dampak kepada masyarakat.
“Menggembangkan perfilman di indonesia samapai rana global, untuk sineas muda terus berkarya karena perfilman sangat luas dan tidak terbatas” ujar Emma
Ciputra Film Festival biasanya diselenggarakan di area Universitas Ciputra Surabaya dan Ciputra World Mall Surabaya.
Pada tahun 2025, CFF ke-4 berlangsung dari tanggal 27 hingga 31 Mei 2025. Dengan menghadirkan beragam program, tema yang relevan, dan jangkauan internasional, Ciputra Film Festival terus menegaskan posisinya sebagai salah satu festival film mahasiswa terkemuka yang berkontribusi pada kemajuan sinema Indonesia dan global.
Rangkaian acara akan ditutup pada hari kelima dengan Awarding Night yang diselenggarakan bersamaan dengan Dies Natalis FIKOM UC ke 8. Pada kegiatan ini akan diumumkan pemenang dari berbagai kategori kompetisi, serta membuka kesempatan bagi para sineas untuk berjejaring.
Penulis: Yohanes Yudhistira
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Manadala Surabaya

