Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Demo “Mayday Maylawan” Warnai Hari Buruh di Depan Gedung Grahadi Surabaya

Demo “Mayday Maylawan” Warnai Hari Buruh di Depan Gedung Grahadi Surabaya

Redaksi1 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com
Aksi bakar patung “babi” (kiri) dan teaterikal monolog (kanan) dari perwakilan mahasiswa. (Dokumentasi Pribadi/Reydo Samadara)

Surabaya  – Peringatan Hari Buruh Internasional di Surabaya tahun ini ditandai dengan aksi unjuk rasa bertajuk “Mayday Maylawan” yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi,.

Aksi ini menyedot perhatian publik karena diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk serikat buruh, mahasiswa, serta sejumlah komunitas sipil.

Demo dimulai sejak pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Dalam orasinya, massa menyuarakan berbagai tuntutan yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak buruh, penolakan terhadap Omnibus Law, serta sorotan terhadap kebijakan pemerintah.

Aksi dimulai dengan pembakaran patung babi yang mengenakan pakaian menyerupai pejabat negara, sebagai simbol protes terhadap korupsi dan penindasan.

Selanjutnya, demonstrasi diwarnai dengan pertunjukan teatrikal dan monolog dari mahasiswa yang menggambarkan keresahan rakyat.

Jaka, salah satu perwakilan mahasiswa, menyampaikan bahwa isu yang diangkat dalam aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya terkait RUU TNI dan UU Cipta Kerja.

“Isu yang kami angkat di demo kali ini merupakan lanjutan dari demo RUU TNI kemarin, lalu kita juga menyoroti hak-hak buruh terkait UU Cipta Kerja, eksploitasi hak buruh, dan kekerasan terhadap buruh,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).

Sementara itu, Anthony Mantodang selaku Humas dan perwakilan dari serikat buruh menegaskan bahwa mereka mendesak pencabutan kebijakan kontroversial.

“Tuntutan utama kami hari ini ialah pencabutan Omnibus Law, fungsional pemerintah, terkait isu pelanggaran HAM yang terus kami suarakan,” tegasnya.

Foto BeritaJatim.com
Aksi Demonstran “Mayday Maylawan” dalam rangka hari buruh di Surabaya, Jawa Timur, 1 Mei 2025. (Dokumentasi Pribadi/R. Josaphat B.).

Dalam pernyataan penutupnya, Jaka juga berharap agar para pejabat pemerintah membuka ruang dialog dan benar-benar mendengar suara rakyat.

“Kalau saya berharap, mereka mau mendengarkan dan duduk bersama kami. Lalu ketika kita sedang melaksanakan aksi, saya tidak mau teman-teman membawa benderanya masing-masing, akan tetapi melebur menjadi satu, demi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

 

Ribuan demonstran memadati kawasan depan Gedung Grahadi, membawa berbagai spanduk, poster, dan gambar satir sebagai bentuk kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di antara atribut tersebut, tampak karikatur animasi menyerupai Presiden yang disertai kalimat-kalimat bernada sindiran.

Sepanjang aksi, para peserta demo secara bergantian menyampaikan orasi – dari kalangan mahasiswa, buruh, aktivis komunitas hingga jurnalis – menyoroti isu-isu seperti pelanggaran HAM, kebebasan pers, hingga maraknya eksploitasi pekerja.

Tak jarang pula terdengar teriakan protes dengan nada keras yang menyebut nama presiden, sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.

Pihak kepolisian tampak siaga mengamankan jalannya aksi dengan menutup Jalan Gubernur Suryo dan mengawal massa hingga demo berakhir. Aksi damai tersebut selesai pada pukul 17.00 WIB, setelah seluruh aspirasi dan tuntutan disampaikan secara terbuka di depan gedung pemerintahan.

R. Josaphat B. N. B
Mahasiswa Fikom Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS)

Demo Hari Buruh Fikom UKWM hari buruh 1 mei
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026

Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

14 Juli 2026

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.