Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari: Hidden Gem Kuliner Tradisional Terbaru di Surabaya

Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari: Hidden Gem Kuliner Tradisional Terbaru di Surabaya

Ali Azhar D1 November 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pasar Deso
Foto suasana saat malam hari di pasar ndeso nyi pandan sari. (Foto: Ali Azhar D)

Surabaya (beritajatim.com) – Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari adalah destinasi wisata kuliner baru di Surabaya yang menawarkan pengalaman belanja unik dengan sentuhan tradisional khas Jawa.

Terletak di Jalan Jeruk Gang 4 RW 2, Kelurahan Jeruk, Lakarsantri, pasar ini mengusung konsep pasar tradisional yang memberikan nuansa budaya Jawa yang kuat.

Menurut Anjar, Humas Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari, sejarah tempat ini bermula dari tanah aset masyarakat Jeruk yang dikelola pemerintah setempat.

“Sejak awal, kawasan ini memang direncanakan untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata,” ungkapnya kepada media pada Kamis (31/10/2024).

Pembangunan Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari dimulai pada awal 2024 dan resmi dibuka untuk umum pada Juli 2024. Nama “Pasar Ndeso” sendiri diambil dari punden lokal bernama Punden Nyi Pandan Sari, sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian nilai sejarah masyarakat setempat.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari beroperasi hanya pada akhir pekan dengan jadwal khusus. Pada hari Sabtu, pasar buka mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB, sementara pada hari Minggu beroperasi lebih pagi, dari pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.

Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. “Pengunjung cukup menukarkan uang mereka dengan koin kayu yang digunakan sebagai alat transaksi di pasar,” jelas Anjar.

Sistem Pembayaran Koin Kayu yang Unik
Pasar ini menggunakan sistem pembayaran koin kayu, memberikan pengalaman bertransaksi yang berbeda. Koin-koin kayu tersebut memiliki tiga denominasi: lingkaran senilai Rp2.000, persegi senilai Rp10.000, dan segitiga senilai Rp20.000.

Suasana Tradisional yang Kental
Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari menciptakan suasana nostalgia yang kuat dengan pedagang, terutama ibu-ibu penjual, yang mengenakan kebaya tradisional. Hal ini menambah keaslian suasana pasar dan memberikan pengalaman belanja yang otentik bagi pengunjung.

Kuliner Legendaris Jawa Timur
“Kami menyediakan berbagai kuliner khas Surabaya dan Jawa Timur yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain,” tambah Anjar. Berbagai makanan jadul khas daerah disajikan dengan harga terjangkau, menjadi daya tarik bagi para pecinta kuliner tradisional.

Tempat ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia tetapi juga sebagai upaya edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh kekayaan kuliner tradisional.

“Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari adalah hidden gem terbaru di Surabaya, dan kami berharap tempat ini dapat menjadi ruang nostalgia dan edukasi bagi generasi muda tentang kuliner tradisional,” tutup Anjar.

Bagi yang ingin merasakan pengalaman unik di Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari, bisa langsung menuju ke Jalan Jeruk Gang 4 RW 2, Jeruk, Lakarsantri, Surabaya. Dengan konsep khas dan harga terjangkau, pasar ini menjadi destinasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi saat akhir pekan di Surabaya. (ted)

Kecamatan Lakarsantri Nyi Pandan Sari Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026

1 Komentar

  1. nurul rahma on 6 Desember 2024 05:22

    gimana caranya bisa nulis di Postingan Anda?

    Reply
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.