Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Perubahan Fungsi Lahan Pertanian di Jatim: Tinjauan Ahli dan Dampak Ekonominya Terhadap Gresik dan Sidoarjo

Perubahan Fungsi Lahan Pertanian di Jatim: Tinjauan Ahli dan Dampak Ekonominya Terhadap Gresik dan Sidoarjo

Yusuf15 April 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto Berita Jatim
DR. Abid Muhtarom, SE., SPd., MSE

Perubahan fungsi lahan pertanian di Jawa Timur menjadi sorotan penting dalam konteks pertumbuhan ekonomi regional, terutama di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Ahli fungsi lahan pertanian menyoroti dampak signifikan dari transformasi ini, serta implikasinya pada perekonomian lokal.

Ahli-fungsi-lahan-pertanian seringkali menjadi saksi langsung atas pergeseran lahan pertanian menjadi kawasan non-pertanian seperti industri, pemukiman, atau infrastruktur.

Di Kabupaten Gresik dan Sidoarjo, lahan pertanian yang berkurang mencerminkan dinamika perkembangan wilayah yang mungkin didorong oleh urbanisasi, industrialisasi, atau pengembangan infrastruktur.

Dampak ekonomi dari perubahan ini sangatlah signifikan. Pertama, penurunan luas lahan pertanian dapat mengakibatkan penurunan produksi pangan lokal, yang kemudian berpotensi menyebabkan ketergantungan pada impor pangan dari wilayah lain.

Selain itu, transformasi lahan pertanian dapat memengaruhi mata pencaharian petani setempat, yang mungkin terpaksa beralih ke sektor lain yang mungkin kurang stabil atau kurang menguntungkan.

Secara lebih luas, perubahan fungsi lahan pertanian dapat memengaruhi rantai pasok agribisnis lokal dan ekosistem ekonomi secara keseluruhan. Misalnya, penurunan produksi pertanian lokal dapat mengurangi pendapatan petani, yang kemudian dapat berdampak pada daya beli mereka di pasar lokal.

Hal ini dapat memengaruhi bisnis-bisnis lokal lainnya, seperti toko-toko dan pasar tradisional, serta industri-industri terkait pertanian, seperti pengolahan makanan atau agroindustri.

Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan upaya yang berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Ini termasuk kebijakan yang mempromosikan pelestarian lahan pertanian, peningkatan efisiensi dalam penggunaan lahan, serta diversifikasi sumber penghasilan bagi petani.

Pemerintah juga perlu mempertimbangkan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan, yang memperhitungkan kebutuhan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan pertanian lokal.

Dengan demikian, melalui pemahaman mendalam atas perubahan fungsi lahan pertanian di Jawa Timur dan dampaknya pada perekonomian lokal, langkah-langkah strategis dapat dirumuskan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan serta sosial di wilayah tersebut. []

* Adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisla, yang juga Komoditir CV Kreatif Tech Innovations, serta Wakil Ketua GP Ansor Lamongan

lahan pertanian lamongan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026

Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

14 Juli 2026

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

1 Komentar

  1. https://loginee.in on 16 April 2024 20:42

    Great article.

    Reply
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Puluhan Siswa SMP NU 2 Gresik Jalan Kaki ke MWC NU

20 Juli 2026

ACI Gelar Konser SING untuk Sambut Hari Anak Nasional

19 Juli 2026

Aksi Kamisan di Taman Apsari Surabaya Ke-916 Angkat Isu Impunitas di Tanah Papua

17 Juli 2026

SMAS Katolik Santo Yusup Karangpilang Ajak Siswa Baru Mengenal Sekolah Lewat Misi Kebersamaan

16 Juli 2026

Di Balik Ramainya Pasar Surabaya, Ada Kucing yang Kehilangan Rumah

15 Juli 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.