Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Ramayana Fair di Ciplas Sidoarjo: Usung Konsep Pasar Malam Modern

Ramayana Fair di Ciplas Sidoarjo: Usung Konsep Pasar Malam Modern

Bryan Graha Wira Pranata28 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ramayana Fair 2026 di Ciplaz Sidoarjo. Foto: Prayson Solavide Panjaitan

Sidoarjo – Ramayana Fair 2026 di Ciplaz Sidoarjo resmi dibuka pada 15 November dan dijadwalkan berlangsung hingga 4 Januari 2026.

Acara ini hadir sebagai upaya untuk menghidupkan kembali pusat perbelanjaan yang mengalami penurunan jumlah pengunjung akibat kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Mengusung konsep pasar malam modern, festival ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.

Manager Ramayana Fair,Lister Juniaman , menyatakan bahwa penyelenggaraan acara ini berangkat dari kebutuhan untuk menciptakan suasana baru di lingkungan perbelanjaan. Ia menekankan bahwa keberadaan kegiatan semacam ini penting untuk memulihkan pergerakan ekonomi.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk menunjukkan produk mereka, sekaligus menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujar Lister.

Ramayana Fair 2026 di Ciplaz Sidoarjo resmi dibuka pada 15 November dan dijadwalkan berlangsung hingga 4 Januari 2026. Foto: Prayson Solavide Panjaitan

Ramayana Fair 2026 diikuti oleh 100 tenant, terdiri dari 33 brand fashion dan puluhan tenant kuliner. Sekitar 30 persen tenant kuliner berasal dari luar Jawa Timur, di antaranya Solo, Yogyakarta, dan Jakarta. Mereka membawa berbagai makanan khas daerah, termasuk kerak telor dan kuliner tradisional Jogja, yang selama ini jarang ditemukan di Sidoarjo. Sementara itu, 70 persen tenant lainnya merupakan UMKM lokal, dengan beragam produk makanan dan fashion yang ditawarkan dengan harga kompetitif.

Dari sisi kuliner, pengunjung dapat menemukan makanan populer yang identik dengan tren kuliner masa kini, seperti cumi bakar, aneka bakwan modern, serta es krim dengan topping beragam. Festival ini juga menampilkan jajanan jumbo seperti mie Gaga, Kusuka, Citato, dan produk UMKM lain yang menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung. Pada sektor fashion, harga produk dibuka mulai dari Rp50 ribu, dan setiap tenant menyediakan promo, diskon, hingga mini games berhadiah.

Untuk mendukung suasana pasar malam modern, penyelenggara menghadirkan berbagai wahana permainan seperti biang lala, kora-kora, serta dekorasi pencahayaan yang membuat area festival menjadi lebih meriah. Kehadiran pejabat daerah tingkat W1 dan W2 menunjukkan dukungan pemerintah terhadap acara ini. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Dispendukcapil, dan Despora turut terlibat dalam mendukung kegiatan yang dinilai memberikan kontribusi langsung terhadap penguatan UMKM.

Ramayana Fair 2026 di Ciplaz Sidoarjo resmi dibuka pada 15 November dan dijadwalkan berlangsung hingga 4 Januari 2026. Foto: Prayson Solavide Panjaitan

Respon pengunjung dan tenant yang ditemui di lokasi umumnya positif. Pengunjung menilai festival ini memberikan alternatif hiburan menarik yang dapat diakses semua kalangan. Sementara itu, para tenant menyampaikan bahwa penjualan mereka mengalami peningkatan selama penyelenggaraan acara.

Oster Juliantes berharap Ramayana Fair 2026 dapat menjadi agenda tahunan dan terus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Ia mengajak masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami berharap kegiatan ini terus memberi kontribusi nyata bagi UMKM. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan Ramayana Fair hingga penutupan pada 4 Januari 2026,” ujarnya. (*/pray)

 

Bryan Graha Wira Pranata (Penulis)
Prayson Solavide Panjaitan (Editor)
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM) Surabaya

Ramayana Sidoarjo Sidoarjo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026

Kimberly Tjoa Hidupkan Sosok Aurora dalam ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Aulia Azzahra Annisa Faiha Hidupkan Sosok Dona dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

29 April 2026

Optimalisasi System Perpajakan Melalui Penerapan Coretax

27 April 2026

Sustainably Speaking, Trashy Acting: Menagih Komitmen Hijau di Lantai Expo

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026

Athira Rafsya Azzahra Hidupkan Peran Krusial di ‘Call 911’ Bersama Lady Nayoan Kjaernett”

2 Mei 2026

Di Balik Sikap Cueknya, Firzha Maulana Krishnanda Menjadi Kunci Misteri dalam Film “Call 911”

1 Mei 2026

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

30 April 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.