Lumajang – Mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan masyarakat, Yayasan An Nuha Peduli Indonesia bekerja sama dengan TPA Al Ikhlas menyelenggarakan kegiatan bakti sosial pada Minggu, 11 Mei 2025.
Acara yang berlangsung di TPA Al Ikhlas, Desa Karang Rejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang ini dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan berlangsung dengan sukses.
Dalam kegiatan tersebut, yayasan menyalurkan bantuan berupa khitan massal, pembagian paket untuk peserta, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek gula darah dan tekanan darah bagi seluruh warga sekitar.
Menurut Hendra Gunawan, Pembina Yayasan An Nuha Peduli Indonesia sekaligus ketua pelaksana acara, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi sosial yayasan kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan ruang kepada tenaga medis untuk menerapkan ilmunya melalui khitan massal dan pemeriksaan kesehatan dalam bentuk kegiatan sosial,” ujar Hendra, Minggu (11/5/2025).
Kegiatan diawali dengan doa pembuka dan dilanjutkan sambutan dari Ketua TPA Al Ikhlas, perwakilan Yayasan An Nuha Peduli Indonesia, serta Kepala Desa Karang Rejo.
Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, terutama Ketua TPA Al Ikhlas, Mualifah, yang mengapresiasi kolaborasi ini.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat kami, terutama untuk anak-anak yang membutuhkan layanan khitan,” tuturnya.
TPA Al Ikhlas sendiri telah berdiri sejak 2014 dan sering menjadi pusat kegiatan masyarakat, tidak hanya kegiatan keagamaan tetapi juga sosial, seperti buka puasa bersama. Lokasi ini dipilih karena aksesnya yang mudah dijangkau warga.
Sebanyak 13 anak berusia 6 hingga 8 tahun mengikuti program khitan gratis tersebut. Para orang tua menyambut antusias program ini karena membantu meringankan beban biaya. Akbar, salah satu wali peserta, menyampaikan,
“Khitan adalah kewajiban dalam Islam, dan dengan adanya program gratis ini tentu sangat membantu kami secara ekonomi. Saya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut karena masih banyak anak di desa kami yang belum dikhitan karena keterbatasan biaya.”ungkap Akbar.
Selain khitan, para orang tua juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis sembari mendampingi anak-anak mereka. Informasi terkait kegiatan ini disebarkan melalui jejaring lokal seperti TPA Al Ikhlas, yang berperan besar dalam sosialisasi kegiatan kepada masyarakat.
Di akhir acara, Hendra berharap kegiatan serupa bisa digelar secara rutin. “Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini. Harapannya, masyarakat luas bisa terus merasakan manfaat dari keilmuan para tenaga medis dalam bentuk sosial,” tutupnya.
Penulis: Eugenia Pricel
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya


1 Komentar
Bismillah Alhamdulillah Tabarakallah terimakasih banyak kepada Annuha
SMG berjaya dan berkah Aamiin