Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Kucing Liar Berkeliaran di Surabaya, Tanggung Jawab Siapa?

Kucing Liar Berkeliaran di Surabaya, Tanggung Jawab Siapa?

Matthew Wenzel6 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com

Surabaya – Kucing liar telah menjadi isu umum di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh keberadaan kucing liar yang sudah merajalela tanpa ada pemilik.

Namun yang menjadi masalah adalah hewan penyebab adanya hama bukan hanya kucing liar namun hewan-hewan lain seperti tikus ikut turut menyebabkan rantai hama pada lingkungan.

“Stray cat adalah kucing liar yang tidak ada yang memiliki, karena dia hidup kadang di pasar, pindah dari rumah ke rumah, jalan ke jalan. Prinsipnya kalo disebut liar, berarti tidak ada yang bertanggung jawab.” jelas

Foto BeritaJatim.com
Dr. I Komang Wiarsa Sardjana, Drh.

selaku dokter hewan di Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga Surabaya.

Tidak adanya pihak yang bertanggung jawab atas kucing liar memicu berbagai persoalan, terutama terkait hama.

Kucing liar dapat menjadi yang dapat menular ke manusia dan hewan peliharaan lainnya. Maka dari itu perlu kontrol dari masyarakat agar dapat mencegah isu ini ke jenjang yang lebih serius.

“Kalo tidak terkontrol kan, pasti berbahaya bagi siapapun. Tidak hanya manusia, sesama hewan pun dapat terkontaminasi karena tidak adanya tanggung jawab dari masyarakat.” sebut Dr. Komang.

Di sisi lain menurut seorang pecinta kucing, Valerie Tasya Loajaya mengatakan bahwa memang kucing liar menyebabkan hama, namun masih ada hewan lain yang juga turut menyebabkan hama.

“Sebenarnya kalo dibilang secara fakta, itu tidak bisa ditutupi. Tapi ini juga kenyataannya, kucing yang katanya hama itu juga makan hama lain kayak tikus.” kata Valerie.

Permasalahan hama di Indonesia kian serius karena tidak hanya disebabkan oleh kucing liar, tetapi juga oleh hewan lain seperti tikus, membentuk rantai hama yang kompleks. Kucing liar yang tidak memiliki penanggung jawab dapat menyebarkan penyakit dan menimbulkan bahaya, bahkan jika sebagian dari mereka memangsa hama lain. Oleh karena itu, kontrol dari masyarakat menjadi krusial untuk mencegah eskalasi masalah ini.

Penulis: Matthew Wenzel
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Fikom UKWM Kucing Liar Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026

Di Atas Polemik, Reog Harus Tetap Menjadi Pemenang

18 Juni 2026

Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

18 Juni 2026

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.