Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Penjual Kopi Keliling Kawasan Rungkut Fasih Bahasa Inggris dan Arab

Penjual Kopi Keliling Kawasan Rungkut Fasih Bahasa Inggris dan Arab

Olivia Budiman dan Brigitta Snezana Navali Angel Putranto6 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto BeritaJatim.com

Surabaya – Pagi di Jalan Rungkut, Surabaya, terasa belum lengkap tanpa aroma kopi dari gerobak Kopi Sejuta Jiwa yang mangkal tak jauh dari pinggir jalan.

Di balik kemeja sederhana dan senyuman ramah, berdirilah Pak Iwan penjual kopi yang tampak biasa. Tapi siapa sangka, di balik kesederhanaan itu, tersimpan kemampuan yang tak terduga. Pak Iwan fasih dalam dua bahasa asing, Inggris dan Arab.

“Mahasiswa sering kaget waktu saya jawab mereka pakai bahasa Inggris,” ujarnya sambil meracik kopi. “Padahal saya memang suka belajar bahasa.”

Pak Iwan memulai perjalanan belajarnya sebagai santri di sebuah pondok pesantren, di mana ia dituntut menggunakan bahasa Arab dan Inggris saat proses belajar mengajar berlangsung.

Namun, awalnya bukan hal yang mudah bagi Pak Iwan. Ia mengaku sempat memilih diam selama tiga bulan karena belum bisa berbahasa asing. “Teman-teman saya sudah lancar bicara, saya cuma bisa diam,” kenangnya.

Sampai suatu hari, seorang ustazah menghampirinya dan mulai mengajaknya bicara dalam bahasa Indonesia. Dari situ, perlahan-lahan, Pak Iwan diberi ruang untuk belajar dan berkembang. Ia mulai berani mencoba, menghafal kosakata, meniru percakapan, dan yang paling penting, tidak lagi takut salah.

Kini, bukan hanya dua bahasa asing yang ia kuasai. Pak Iwan pun sedang tertarik untuk belajar bahasa Mandarin.

“Saya juga penasaran dengan bahasa mandarin karena teman saya dari medan berbicara dalam bahasa hokkian” katanya sambil tertawa.

Kemampuan bahasa ini ternyata membantu Pak Iwan dalam pekerjaannya. Ia pernah menjadi ojek langganan seorang bule, yang setiap hari ia antar-jemput ke kampus. Bahkan, ia sempat bekerja dengan orang Amerika dari USA yang sedang menetap di Indonesia.

Kini, sebagai sales Kopi Sejuta Jiwa, Pak Iwan tidak hanya menyajikan kopi, tapi juga menyapa pelanggan dari berbagai latar belakang.

Ia percaya bahwa kemampuan bahasa membantunya membangun koneksi, bahkan sekadar dari obrolan singkat di pinggir jalan. Pesan Pak Iwan untuk anak muda yang saat ini sedang belajar bahasa Inggris “Intinya pede aja, berani ngomong aja dulu.”kata Pak Iwan.

Kisah Pak Iwan menjadi pengingat sederhana namun dalam. Kita diajarkan untuk tidak menilai seseorang hanya dari tampilan luarnya.

Di balik seragam penjual kopi, ada tekad belajar yang kuat, kisah jatuh bangun, dan kemampuan luar biasa yang tidak semua orang tahu.

Dan setiap pagi, di tengah hiruk-pikuk kota, Pak Iwan berdiri sebagai bukti bahwa ilmu bisa datang dari siapa saja bahkan dari segelas kopi.

Penulis: Olivia Budiman dan Brigitta Snezana Navali Angel Putranto 
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Fikom UKWM Kopi Keliling
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026

Di Atas Polemik, Reog Harus Tetap Menjadi Pemenang

18 Juni 2026

Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

18 Juni 2026

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.