Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Bukan Hanya Sekadar Daur Ulang, Jeans Bekas Disulap Jadi Vest Eksklusif Bernilai Seni

Bukan Hanya Sekadar Daur Ulang, Jeans Bekas Disulap Jadi Vest Eksklusif Bernilai Seni

Natania Lydiana Lopez13 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sumber: Dokumentasi pribadi | Ryu Stevano
Sumber: Dokumentasi pribadi | Ryu Stevano

Surabaya – Di tengah maraknya limbah tekstil yang dibuang begitu saja, Untari Dewi 47 tahun selaku owner RuZe upcycling fashion justru melihat peluang dari tumpukan pakaian bekas salah satunya jeans.

Melalui kreativitasnya, owner Ruze tersebut berhasil mengubah jeans bekas yang semula tak terpakai disulap menjadi vest eksklusif bernilai tinggi dan diminati banyak pecinta fashion, mulai dari pejabat kota hingga konsumen mancanegara.

Ide ini muncul bukan tanpa alasan. Untari Dewi melihat tingginya limbah tekstil dari pakaian yang ada di Surabaya sering kali dibuang begitu saja. Selain itu Untari Dewi juga mendorong konsep sustainable fashion dalam produknya agar masyarakat Indonesia teredukasi akan hal tersebut.

“Kalau misalnya celana ini ngga laku dijual endingnya kemana, yang ngga laku dijual itu yang udah ngga fashionable lagi. Terus yang bahan nya kaku, dari situ saya kepikiran untuk mengubah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Untari Dewi.

Bahan yang digunakan sudah melalui proses penyortiran dan pencucian sebelum akhirnya diubah menjadi produk baru. Tidak hanya vest dan tas, Untari Dewi juga membuat aksesoris dari potongan kain. Produk vest yang dibuat oleh Untari sendiri hanya membuat 1 desain di setiap produknya, karena target yang dimiliki Untari sendiri yaitu kalangan menengah keatas yang dimana tidak ingin mempunyai kesamaan dengan orang lain.

Desain di setiap produknya ini memiliki seni dan makna nya masing-masing. Jika orang awam hanya melihat produk tersebut hanya sebatas terbuat dari jeans mereka tidak memahami seni. Jika orang yang mengerti seni, Ia akan menghargai produk tersebut.

“Orang yang ngga ngerti seni, ngga akan bisa menghargai karya saya.” Ujar Untari selaku owner Ruze.

Karya Untari Dewi berhasil menembus pasar internasional. Melalui marketplace, produk vest nya kini diminati oleh mancanegara dan pesanan berdatangan dari berbagai negara salah satunya Amerika Serikat dan Perancis.

Tidak hanya itu, pelanggan RuZe sendiri banyak berasal dari kalangan pejabat dan kolektor fashion eksklusif, bahkan salah satunya wali kota Surabaya.

Dalam memproduksi jeans menjadi vest, owner Ruze ini mempunyai 1 karyawan bernama Rahmawati  yang juga membantu dalam memproduksi jeans vest tersebut. Rahmawati sudah 3 tahun menjadi karyawan Ruze dan bekerja sebagai penjahit.

Rahmawati berharap bahwa masyarakat Indonesia bisa lebih sering menggunakan produk lokal dari pada produk luar, karena banyak produk lokal yang memiliki kualitas yang tak kalah jauh dengan produk luar.

“Produk dalam negeri itu bagus kok, ngga harus keluar negeri belanjanya” Ujar Karyawan Ruze sebagai penutupnya sekaligus harapan untuk masyarakat.

Natania Lydiana Lopez
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026

Di Atas Polemik, Reog Harus Tetap Menjadi Pemenang

18 Juni 2026

Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

18 Juni 2026

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.