Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

Augenia Hapsari Marteau & Chintia Dewi Pramudita14 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(Foto: Dokumentasi pribadi oleh Augenia Hapsari Marteau)

Surabaya – Zaman sekarang, tren tempat nongki anak muda Surabaya mulai berubah dengan adanya konsep Library Cafe atau kafe buku. Bagi Gen Z, tempat-tempat seperti ini menjadi lokasi yang nyaman untuk mengerjakan tugas kuliah, sekolah, dan bekerja, dapat membantu fokus dalam membaca buku sambil ngopi tanpa terganggu.

Berdasarkan hasil pengumpulan pendapat dari 21 responden anak muda, daya tarik utama dari konsep Library Cafe ini terletak pada suasana yang santai dan tidak sekaku perpustakaan formal.

Responden mengaku menyukai konsep ini karena  dapat membantu faktor kebebasan fasilitasnya. Baik bagi Gen Z yang tidak terlalu suka membaca, konsep tempat ini tetap dinilai sangat menarik.

Mereka bisa tetap produktif sambil bebas memesan kopi dan menikmati camilan untuk mengusir rasa kantuk ketika belajar. Hal ini menjadi keunggulan besar mengingat perpustakaan konvensional pada umumnya melarang pengunjung membawa makanan dan minuman dari luar.

Berikut ini adalah 3 rekomendasi tempat baca santai di Surabaya yang suasananya bikin auto rajin belajar dan mendukung aktivitas harian anak muda:

Studio Damai

(Foto: Dokumentasi pribadi oleh Augenia Hapsari Marteau)

Tempat berikut terletak di  Jl. Joyoboyo No.36, Sawunggaling, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur. Studio Damai berada di area lantai 2, pintu masuk berada di sebelah kanan, bagian dalam menawarkan suasana membaca yang santai, cozy, hangat, dan estetik. 

Tempat ini menjadi surga kecil bagi para pecinta buku karena menyediakan koleksi yang sangat beragam, seperti kumpulan cerpen berbahasa Indonesia dan Inggris, buku sejarah berbagai negara, hingga novel internasional 

Cocok juga buat kamu yang hobi membaca cerita fiksi atau novel, karena pilihan koleksi bukunya sangat lengkap, mulai dari novel populer seperti seri Twilight hingga buku-buku internasional, hingga ilmu pengetahuan alam.

Tempat ini memiliki area luar ruangan (outdoor) yang nyaman. Jadi, kamu bisa santai menikmati udara segar di sela-sela membaca buku tanpa harus bosan di dalam ruangan. Kemudian, area dalam ruangan (indoor) memiliki AC dan non-smoking.

C2O Library & Collabtive

(Foto: Dokumentasi pribadi oleh Chintia Dewi Pramudita)

C2O Library & Collabtive adalah perpustakaan komunitas dan ruang kerja bersama (Coworking space) yang berdiri sendiri di Surabaya sejak tahun 2008, Berlokasi di Jl. Dr Cipto 22, Surabaya. Lembaga ini dibentuk karena adanya kebutuhan akan informasi yang kurang terjangkau dan sistem perpustakaan yang masih belum memadai di Indonesia dengan harapan memberikan tempat bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berdiskusi.

C2O memiliki lebih dari 7.000 buku dan jurnal serta lebih dari 1.000 film yang berfokus pada budaya, seni, desain, sastra, sejarah, dan studi tentang Indonesia. Selain menawarkan ruang kerja bersama, ruang pertemuan, dan galeri yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, C2O juga membantu dalam mendistribusikan produk kreatif lokal dengan menggunakan layanan konsinyasi. 

Berbagai program seperti Ayorek!, Design It Yourself (DIY), dan Manic Street Walkers menjadi bagian dari upaya C2O untuk mendorong proses belajar, kerja sama, serta eksplorasi budaya kota. Dikelola oleh yayasan PERINTIS sebagai organisasi nirlaba, C2O berjalan sendiri dengan mengumpulkan biaya operasional dari keanggotaan, penyewaan ruangan, penjualan produk, tiket acara, dan donasi. Selain itu, hibah digunakan untuk mendukung proyek tertentu. 

Arisza Library & Learning

(Foto: Dokumentasi pribadi oleh Augenia Hapsari Marteau)

Arisza Library & Learning berlokasi di Jalan Gayungsari Barat X No 27, Surabaya. Memiliki suasana perpustakaan yang berbeda dengan konsep yang hangat, nyaman, dan tenang, desain interiornya menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan membaca, belajar dan bekerja. Interiornya juga dipercantik dengan dekorasi pajangan bertema populer seperti Harry Potter dan One Piece. 

Ruang baca bersama ini buka dari jam 12.00 hingga 20.00 WIB di hari senin-sabtu, tempat ini memiliki keunggulan pada areanya yang sangat luas dan memiliki banyak sekali pilihan spot untuk belajar.

Perpustakaan ini memiliki koleksi buku yang lengkap mulai dari kumpulan komik manga, novel terjemahan, puisi, hingga buku teknik, psikologi, filosofi, dan kesehatan sains novel populer hingga literatur klasik, serta buku tentang pengembangan diri parenting dan buku untuk anak -anak.

Tersedia loker khusus untuk menyimpan barang bawaan, toilet yang bersih, mushola, serta pembagian smoking dan non-smoking area. Untuk mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pengunjung, terdapat WIFI, banyak colokan listrik, bean bag yang nyaman, digunakan untuk workshop, diskusi, atau kegiatan kreatif. Selain itu, pengunjung dapat menikmati layanan Coffee Corner sehingga menjadi pengalaman yang menjadi lebih santai dan menyenangkan.

Melalui keunikan dan fasilitas yang ditawarkan oleh ketiga tempat tersebut, anak muda di Surabaya kini memiliki banyak pilihan ruang nyaman untuk tetap produktif. Kehadiran tempat nongki yang menyediakan banyak buku menjadi bukti nyata bahwa budaya belajar dan literasi bisa dikemas menjadi sebuah konsep gaya hidup baru yang seru, santai, serta dapat dinikmati oleh siapa saja. (*/mg)

Augenia Hapsari Marteau & Chintia Dewi Pramudita
Mahasiswi Fikom UKWM Surabaya

Perpustakaan Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026

Di Atas Polemik, Reog Harus Tetap Menjadi Pemenang

18 Juni 2026

Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

18 Juni 2026

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Surabaya Punya Spot Baca Estetik, Gen Z Kini Lebih Betah Membaca daripada Scroll Medsos

14 Juli 2026

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.