Close Menu
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Disclaimer
  • Jaringan
    • BeritajatimID
    • Visual
    • Sastra
    • InfoUMKM
    • Data Jatim
    • PilarID
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
postingananda.beritajatim.idpostingananda.beritajatim.id
Home»Postingan Anda»Pancaroba Datang, Kesehatan Jadi Taruhan! Waspadai 3 Penyakit Musiman dan Cara Mencegahnya

Pancaroba Datang, Kesehatan Jadi Taruhan! Waspadai 3 Penyakit Musiman dan Cara Mencegahnya

Augenia Hapsari Marteau13 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sumber: Image Google
Sumber: Image Google

Surabaya – Dalam beberapa waktu terakhir, kondisi cuaca di Indonesia, termasuk di Surabaya terlihat berubah-ubah secara drastis. Pagi hari terlihat cerah, namun siang atau sore hari tiba-tiba  turun hujan disertai angin. Fenomena ini dikenal sebagai Musim Pancaroba, yaitu masa peralihan antara musim hujan dan musim kemarau.

Perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem ini seringkali menyebabkan ketidaknyamanan dan berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Perubahan yang cepat dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga virus bakteri lebih mudah menyerang.

“Saat terjadi perubahan dari musim kering ke hujan, genangan air menjadi tempat yang baik bagi nyamuk demam berdarah untuk bereproduksi, sehingga demam berdarah makin tinggi,” kata Yulius Dennis Ariel, Dokter Umum.

Selain itu, Dokter Yulius Dennis Ariel menjelaskan bahwa, ”Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) meningkat karena orang cenderung lebih mudah berkerumun, dan higienitas yang rendah saat pancaroba juga memicu diare karena makanan mudah terkontaminasi”. Ia menyarankan untuk mencegah demam berdarah dengan melakukan 3M yaitu mengubur, menutup, dan menguras.

Menurut Dokter Umum, Yulius Dennis Ariel. Masyarakat perlu mewaspadai tiga penyakit utama yang sering meningkat selama periode pancaroba.

Tiga Penyakit yang Mengintai di Musim Pancaroba

Berikut adalah penyakit yang paling sering muncul dan cara penyebarannya di masa peralihan musim:

Demam Berdarah (DB)

Peningkatan kasus demam berdarah terjadi saat musim kering berganti ke musim hujan. Perubahan ini menyebabkan munculnya genangan air, yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk bereproduksi.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

ISPA yang mencakup flu, batuk, dan pilek, juga mengalami peningkatan. Dokter Yulius Dennis Ariel juga menjelaskan bahwa salah satu penyebabnya adalah kecenderungan orang untuk lebih mudah berkerumun, yang mempercepat penyebaran virus dan bakteri melalui droplet di udara.

Diare atau Gastroenteritis

Penyakit pencernaan ini disebabkan oleh buruknya higienitas saat musim pancaroba. Sampah-sampah yang awalnya berada di tempat khusus bisa ikut terbawa air, menyebabkan bakteri lebih mudah mencemari makanan dan menginfeksi manusia.

Senada dengan pengalaman masyarakat, Mahasiswi Carolina Esther mengatakan kakaknya pernah mengalami sakit flu, batuk, pilek, dan meriang saat musim pancaroba.

Carolina Esther menyebut, untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak bisa ditebak, ia dan keluarganya lebih fokus pada “menjaga makanan, stok vitamin, dan minum air putih yang banyak”

Kebiasaan lain yang ia lakukan sehari-hari untuk menjaga daya tahan tubuh adalah ”minum air putih, terus istirahat yang cukup, dan jangan sampai ke-skip makan rutinnya tiga kali sehari, serta diselingi olahraga kecil seperti jogging,” kata Carolina Esther, seorang Mahasiswa.

Tips Praktis Menjaga Kesehatan

Berikut adalah tips praktis menjaga kesehatan di masa peralihan musim:

Pencegahan Penyakit Spesifik
Mencegah Demam Berdarah

Kemenkes merekomendasikan gerakan 3M (Mengubur, Menutup, Menguras). Pastikan Anda menguras bak mandi secara teratur, menutupnya agar tidak menjadi genangan, dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air.

Mencegah Diare

Pastikan kebersihan makanan yang dikonsumsi. Selain itu, cuci tangan harus dilakukan sesuai enam langkah pedoman WHO sebelum makan.

Mencegah ISPA

Jika terpaksa berada di tempat berkerumun, gunakanlah masker. Lebih baik lagi, hindari tempat kerumunan jika memungkinkan.

Memperbaiki Kebiasaan Sehari-hari

Kebiasaan buruk dapat memperburuk kondisi kesehatan. Dua kebiasaan yang wajib diperhatikan:

Etiket Batuk

Hindari batuk dengan menutupi mulut menggunakan telapak tangan. Gunakan lengan atau siku untuk menutup batuk agar penularan melalui tangan (saat bersalaman) dapat dibatasi.

Mencuci Tangan

Hindari mencuci tangan di air yang disediakan di satu tempat (kobokan), karena hal ini justru membuat bakteri tetap ada di air tersebut. Selalu gunakan air mengalir untuk kebersihan yang lebih baik.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Langkah-langkah sederhana dan efektif untuk menjaga daya tahan tubuh:

Tidur yang cukup.
Minum air putih yang banyak.
Makan secara teratur dan menjaga pola makanan.
Mengonsumsi vitamin dan memiliki persediaan vitamin.
Melakukan olahraga ringan, seperti jogging.

Dengan mengenali risiko penyakit dan menerapkan tips pencegahan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat melewati masa pancaroba dengan kondisi kesehatan yang prima.

Augenia Hapsari Marteau
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Fikom UKWM kesehatan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Postingan Lainnya

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026

Di Atas Polemik, Reog Harus Tetap Menjadi Pemenang

18 Juni 2026

Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

18 Juni 2026

Ketika Tenggang Waktu Menjadi Kuburan Keadilan

23 Mei 2026

Tumbler dan Ilusi Gaya Hidup Berkelanjutan

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

beritajatim id

Festival Remo dan Yosakoi 2026 Meriahkan Balai Pemuda, Jadi Wadah Pertemuan Budaya Indonesia-Jepang

12 Juli 2026

Festival Seni Lintas Budaya 2026 Jadi Komitmen Pemerintah Kota Surabaya Hadirkan Ruang Kreatif

12 Juli 2026

5 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Kurangi Sampah Plastik

3 Juli 2026

Menavigasi Arus Digital: Bagaimana Teknologi Media Merombak Jiwa Sosial Kita

30 Juni 2026

Harga dan Rupiah ‘Naik’, Ini Solusi Yang Harus Pemerintah Lakukan

19 Juni 2026
© 2026 beritajatim.com | portal berita jawa timur hari ini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.